Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nakes yang Ditahan TPNPB-OPM Bisa Jadi Saksi Kunci Peristiwa di Kiwirok

Nakes yang Ditahan TPNPB-OPM Bisa Jadi Saksi Kunci Peristiwa di Kiwirok KKB Bakar Fasilitas Umum di Pegunungan Bintang Papua. ©2021 Merdeka.com/Antara/HO-Pihak Ketiga

Merdeka.com - Direktur Eksekutif Yayasan Keadilan dan Keutuhan Manusia Papua (Pembela HAM) Theo Hesegem menilai Gerald Sokoy, seorang tenaga kesehatan (nakes) yang ditahan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat/Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) bisa menjadi saksi kunci peristiwa di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

"Saya prinsipnya itu setuju kalau mereka (TPNPB-OPM) mau kembalikan beliau (Gerald Sokoy) dan menyerahkan resmi. Berarti dia adalah saksi kuncinya dari seluruh peristiwa yang terjadi di Distrik Kiwirok," kata Theo Hesegem saat dihubungi merdeka.com, Jayapura, Kamis (23/9).

Lanjut Theo, nakes tersebut harus diberikan perlindungan khusus karena dia saksi kunci.

"Dia harus dijemput resmi oleh Komnas HAM sebagai lembaga negara, agar peristiwa di Kiwirok itu ia bisa ceritakan secara terbuka, trasparan, secara jujur untuk menyampaikan. Karena selama ini ada saling tuding menuding antara pihak keamanan dengan OPM-TPNPB terkait peristiwa di Kiwirok itu," ujar Hesegem.

Dia menyebutkan, terkait peristiwa di Kiwirok itu pihak TPNPB-OPM mengatakan seorang dokter mengeluarkan pistol sehingga penyerangan dilakukan. Selain itu juga terkait dugaan perlakuan TPNPB-OPM kepada korban nakes yang meninggal. Sehingga diharapkan untuk mengungkap dua hal tersebut dibutuhkan keterangan dari Gerald Sokoy.

"seperti apa peristiwa di Kiwirok itu, cerita dan faktanya nakes Gerald Sokoy yang tahu. Sehingga ia memang harus diberikan perlindungan khusus tanpa kekerasan," tutur Theo Hesegem.

Kontak senjata kelompok kriminal bersenjata pimpinan Lamek Taplo dengan TNI/Polri terjadi sejak Senin (13/9). Selain baku tembak, KKB menyerang tenaga kesehatan dan melakukan pembakaran fasilitas umum.

Empat nakes yang masih dirawat di RS Marthen Indey bernama dr Restu Pamanggi, Katrianti Tandila, Emanuel Abi dan Kristina Sampe Tonapa.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP