Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nabi Muhammad Melarang Mengumpat Orang Kafir

Nabi Muhammad Melarang Mengumpat Orang Kafir Ilustrasi Ramadan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Nabi Muhammad SAW selalu menjaga lisannya saat berbicara. Dalam kondisi marah sekali pun, Rasulullah tidak pernah melontarkan umpatan atau cacian.

Nabi terakhir ini menjaga betul perasaan orang lain. Ia tak ingin menyakiti orang lain melalui ucapannya.

Hal yang sama ia contohkan kepada para sahabatnya. Bahkan terhadap orang yang memerangi Allah dan dirinya sekalipun, Nabi Muhammad melarang untuk melaknat.

Suatu ketika, Nabi Muhammad menegur Sayyidina Abu Bakar karena melaknat Sa’id bin Ash. Dalam buku Akhlak Rasul Menurut Al-Bukhari dan Muslim, saat itu, Nabi Muhammad bersama Sayyidina Abu Bakar, dua anak Sa’id bin Ash serta beberapa sahabat lainnya pergi ke Thaif untuk suatu urusan.

Di tengah perjalanan, rombongan melewati sebuah kuburan. Sayyidina Abu Bakar kemudian menanyakan siapa penghuni kuburan itu. Para sahabat menjawab bahwa penghuni kuburan tersebut adalah Sa’id bin Ash.

Mendengar jawaban itu, Sayyidina Abu Bakar langsung berdoa kepada Allah agar melaknat penghuni kubur karena semasa hidupnya memerangi Allah dan Nabi Muhammad. Doa Sayyidina Abu Bakar membuat salah satu anak Sa’id bin Ash, bernama Amr marah. Amr kemudian mengadukan kepada Nabi Muhammad.

Amr membandingkan kebaikan ayahnya dengan ayah Sayyidina Abu Bakar. Menurutnya, Sa’id bin Ash lebih banyak menolong orang yang kesusahan dari pada ayah Sayyidina Abu Bakar, Abu Quhafah.

"Wahai Rasulullah, ini adalah kuburan orang yang lebih banyak memberi makan dan banyak menolong orang yang kesusahan dibandingkan Abu Quhafah," kata Amr.

Nabi Muhammad mendinginkan suasana agar perselisihan tak berlanjut. Ia meminta Amr untuk tidak menanggapi serius doa Sayyidina Abu Bakar.

Nabi Muhammad juga menasihati Sayyidina Abu Bakar agar menghindari umpatan jika membicarakan orang kafir, seperti Sa’id bin Ash. Alasannya, agar anak-anak Sa’id bin Ash tidak marah.

"Wahai Abu Bakar, bila kamu berbicara tentang orang kafir maka buatlah kalimat yang masih umum. Bila kamu menyebut seseorang secara khusus, maka anak-anaknya tentu akan marah," ucap Nabi Muhammad.

Setelah peristiwa itu, para sahabat Nabi Muhammad tak lagi melaknat atau mengumpat orang kafir.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP