Muzani: Gerakan Papua merdeka bukan gertak sambal
Merdeka.com - Kondisi Papua terus memanas. Bahkan Menteri Luar Negeri Republik Federal Papua Barat Jacob Rumbiak sesumbar bakal merdeka dan berdaulat paling lambat dua tahun lagi. Jacob juga mengklaim telah mendapatkan dukungan dari 111 negara.
Sekjen Partai Gerindra yang juga Anggota Komisi I DPR RI Ahmad Muzani menyebut bahwa persoalan Papua adalah persoalan serius.
"Ini serius dan bukan persoalan gertak sambal," tegas Muzani saat dihubungi merdeka.com, Jakarta, Rabu, (20/6).
Menurut Muzani, masyarakat Papua tidak bisa dilakukan dengan pendekatan uang. Pemerintah harus serius dan cepat tanggap.
"Harus menggunakan pendekatan yang komprehensif. Pendekatan uang tak bisa dilakukan di Papua. Dana bagi hasil tidak akan menciptakan keadaan akan lebih baik," jelas Muzani.
Diberitakan sebelumnya, Republik Federal Papua Barat merupakan pemerintahan sementara gerakan separatis Papua yang dibentuk berdasarkan kongres ketiga di Jayapura, pertengahan Oktober tahun lalu. Republik Federal ini menggantikan Otoritas Nasional Papua Barat dideklarasikan delapan tahun lalu.
Rumbiak berharap Jakarta mau memberikan pengakuan kemerdekaan terhadap Republik Federal Papua Barat. "Jadi tidak perlu menggelar referendum seperti waktu di Timor-Timur. Itu menghabiskan uang saja," kata Rumbiak. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya