Musisi dan politik
Merdeka.com - Musik dan politik dua hal yang beda, namun sering bersinggungan, bahkan bersandingan. Saat musim kampanye tiba, para musisi banyak yang terlibat, bahkan tak sedikit para musisi yang akhirnya hijrah menjadi seorang politisi.
Pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani Prasetyo, atau yang biasa disapa Ahmada Dhani, misalnya. Sejak beberapa musim pemilu sudah ikut memeriahkan kampanye Partai Kebangkitan Bangsa. Pada Pemilu 2014 ini, musisi kontroversial itu juga masih ikut memeriahkan kampanye PKB.
Ahmad Dhani keliling beberapa kota di Indonesia untuk memeriahkan kampanye partai berlambang bintang sembilan tersebut. Saat kampanye di Surabaya, Jawa Timur, bahkan Ahmad Dhani mengajak anaknya Al, untuk ikut berkampanye.
Tak cuma Ahmad Dhani saja yang ikut sibuk saat musim pemilu. Beberapa musisi papan atas juga ikut memeriahkan kampanye. Bahkan, musisi senior Dwiki Dharmawan malah terjun menjadi calon anggota Legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) untuk wilayah DKI Jakarta.
Musim pemilu juga terkadang dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu yang tak bertanggung jawab untuk mencatut nama besar musisi. Beberapa hari terakhir, salah satu persolan grup musik papan atas, Bimbim Slank dibuat repot lantaran ada foto dirinya tersebar di sosial media dan mengajak masyarakat untuk memilih partai tertentu. Lewat situs resmi Slank, Bimbim pun langsung mengklarifikasi.
"Beberapa waktu belakangan, tersebar sebuah foto yang menampilkan Bim2xSlank yang seakan mengajak Slankers untuk memilih satu partai politik dalam Pemilu 2014 nanti. Dengan ini, SLANK menyatakan bahwa apa yang disampaikan dalam foto ini TIDAK BENAR!!," tulis pihak Slank seperti yang dikutip merdeka.com.
Merdeka.com hari ini akan mengupas berbagai hal terkait musisi dan politik. Tak lupa, wawancara dengan para musisi senior tentang pandangan mereka terhadap politik dan Pemilu 2014 nanti. Selamat membaca.
(mdk/war)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya