Musim haji, harga kambing di Makkah capai SAR 500
Merdeka.com - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meninjau tempat penyembelihan dan pasar kambing untuk pembayaran dam di Muaishim, Makkah, Arab Saudi, Senin (28/8). Tempat penyembelihan ini dikenal dengan Al Maslakh Al Muaishim An-Namudzajy. Di Saudi ada beberapa tempat pemotongan, seperti Kakiyah, tapi Muashim yang ditetapkan sebagai salah satu percontohan.
"Hari ini, saya bersama amirul hajj mengunjungi tepat pemotongan hewan di Muaishim. Ini tempat resmi yang ditunjuk Pemerintah Saudi untuk pemotongan hewan," ujar Menag Lukman Hakim di Muaishim, Senin (28/8).
Dulu, tempat ini juga menyediakan unta. Namun tahun ini pemerintah Saudi meniadakan dan hanya menyediakan kambing untuk dipotong.
Jemaah Indonesia, baik secara perorangan maupun kelompok melalui KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) biasanya juga mendatangi di Muaishim untuk pembayaran dam. "Saya menilai cara mereka menguliti, membersihkan daging yang sudah dipotong, juga proses pemotongannya, sudah memenuhi ketentuan yang berlaku. Saya melihat yang mengerjakan adalah mereka yang berseragam warna merah, dan itu merupakan petugas resmi yang memiliki izin untuk melakukan pemotongan," ujarnya.
Pemerintah mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia membayarkan damnya pada tempat resmi. Dengan demikian, sistem pertanggungjawabannya jelas.
Berdasarkan informasi dari penanggung jawab tempat pemotongan, harga pasar kambing di tempat ini berkisar SAR 400 – 500. Di luar itu, ada tambahan biaya pemotongan antara 20 – 50 Riyal. "Jelang musim haji, harganya agak sedikit mahal," kata Menag.
Menag mengatakan, Pemerintah Indonesia sedang mengkaji dan mendalami dam bisa dikelola lebih baik. Pendalaman dilakukan tidak hanya dari sisi ketentuan hukum agama, tapi juga bagaimana sistem pengelolaan pemotongan hewan dan distribusi dagingnya. "Setelah dipotong, siapa yang akan memanfaatkan. Menurut ketentuan agama, mereka yang berhak adalah para masakin, fuqara, dan lainnya," katanya.
Selain ke tempat pemotongan kambing, Menag juga melihat langsung tempat penjualan kambing. Menag sempat menanyakan harga kambing dan umumnya berkisar SAR 500. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya