Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Murkanya Risma saat taman rusak akibat pembagian es krim Walls

Murkanya Risma saat taman rusak akibat pembagian es krim Walls Taman Surabaya rusak. ©2014 Merdeka.com/Twitter@Aslisuroboyo

Merdeka.com - Kegiatan PT Unilever Indonesia membagi-bagikan es krim Walls secara gratis di Taman Bungkul Kota Surabaya, menyedot animo ribuan warga.

10 Ribu es krim yang disediakan Walls di acara car free day itu rupanya tidak cukup. Pengunjung yang hadir membludak hingga mencapai puluhan ribu orang, Minggu (11/5).

Dampaknya, warga yang ingin segera mendapatkan pembagian es krim gratis tidak melintasi jalan yang semestinya, tetapi memilih jalan pintas dengan menerjang tanaman lokasi taman kota. Mereka menginjak rumput dan tanaman sehingga membuat taman kota kebanggaan warga Surabaya, Jawa Timur, itu rusak berat.

Hasilnya ada tiga lokasi taman kota yang kondisinya hancur dan harus dilakukan penanaman ulang yakni di Jl. Raya Darmo, Taman Bungkul dan Jl. Serayu.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani murka luar biasa saat tiba di lokasi kejadian. Dia melihat Taman Bungkul porak poranda akibat pembagian es krim walls.

Risma marah dan menunjuk-nunjuk panitia penyelenggara. Saking marahnya mata Risma sampai mengeluarkan air mata saat membentak-bentak panitia.

Berikut kemarahan Risma saat Taman kota hancur gara-gara pembagian es krim.

Kerja keras bertahun-tahun rusak sekejap

bertahun tahun rusak sekejap rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Risma membentak panitia pembagian es krim walls. Dia marah luar biasa karena pekerjaannya membangun Taman Bungkul selama bertahun-tahun hancur dalam sekejap."Lihat rusak semua. Lihat ini! Rusak semua kan!" kata Risma sambil menunjuk-nunjuk panitia."Ini bukan hanya uang rakyat. Ini keringat kita berpuluh-puluh tahun. Sekian tahun kita bikin ini. Bukan uang rakyat saja yang hilang ini tenaga kami. Kamu ngerti nggak ini. Sekarang rusak semua," teriak Risma.Panitia acara tampak diam saja melihat Risma marah-marah. Mereka hanya mengangguk-anggukan kepala tak berani menghadapi kemarahan Risma.

Ikut bersihkan kerusakan Taman

kerusakan taman rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Risma sangat sedih melihat taman kota kebanggaannya rusak. Wali kota yang mengenakan jilbab berwarna gelap ini pun ikut turun tangan langsung membersihkan kerusakan Taman Bungkul.Risma memanggil mobil kebersihan. Dia ikut turun tangan memindahkan tanaman yang mati terinjak-injak."Saya nggak menyangka rusaknya sampai separah ini. Ini kalau Tahun Baru saja nggak kita keluarkan izin ke sini," kata Risma sedih.Taman Bungkul ini memiliki luas sekitar 900 meter persegi. Dinyatakan sebagai salah satu taman kota terbaik di Asia Tenggara.

Ancam pidanakan PT Unilever

pt unilever rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini saat melihat ratusan bunga rusak di Taman Bungkul langsung bereaksi dengan memarahi panitia kegiatan. Bahkan Risma tidak segan-segan akan memidanakan panitia penyelenggara bagi-bagi es krim Walls, PT Unilever. "Saya sudah tanyakan ke beberapa staf, ternyata acara ini tidak berizin," kata Risma, MingguMenurut dia, pihaknya saat ini sedang berkoordinasi dengan Bagian Hukum Pemkot Surabaya untuk menempuh jalur hukum. "Yang pasti penyelenggara acara ini akan saya tuntut perdata maupun pidana," katanya.Selain itu, Risma juga meminta Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Surabaya Chalid Bukhori untuk melaporkan perusakan taman ini ke pihak kepolisian terdekat.

PT Unilever janji tanggung jawab

janji tanggung jawab rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menanggapi kemarahan dan tuntutan hukum dari Risma, PT Unilever mengaku siap bertanggung jawab. Asisten Branch Manager Walls, Kaninia Radiyatni, mengaku sudah mengantongi izin dari Dinas Pertamanan (DKP) dan Polda Jatim. "Perizinan sudah ada dari dinas pertamanan kota dan polda. Kita pasti tidak akan adakan acara kalau tidak punya izin," katanya.Untuk itu, pihaknya mengaku siap bertanggung jawab memberikan ganti rugi atas kerusakan taman, dan banyaknya tanaman yang mati akibat kegiatan yang diselenggarakan.

(mdk/ian)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP