Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Munir dan Menteri Buruh pertama Indonesia terima anugerah HAM

Munir dan Menteri Buruh pertama Indonesia terima anugerah HAM munir. Merdeka.com/Arie Basuki

Merdeka.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) almarhum Munir Said Thalib menerima Anugerah HAM dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Almarhum Munir dianggap sangat konsisten, pekerja keras dan pemberani dalam memperjuangkan HAM.

Siane Indriyane Wakil Ketua Eksternal Komnas HAM mengatakan, Munir dipilih setelah melalui proses seleksi panjang. Ada puluhan tokoh yang sudah melalui proses seleksi.

"Anugerah HAM ini baru pertama diserahkan. Rencana setiap tahun akan digelar. Hari ini akan diserahkan kepada istri almarhum, Suciwati," kata Siane Indriyane di Omah Munir, Batu, Malang, Senin (8/12)

Selain Munir, Komnas HAM juga memberikan anugerah yang sama kepada Maria Ulfah Soebandio Sastrosatomo, mantan Menteri Perburuhan Pertama Indonesia. Dia dianggap konsisten memperjuangkan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Maria ini pengusul pertama dimasukannya pasal HAM menjadi pasal khusus UUD 1945," kata Siane.

Proses pemilihan penerima Anugerah HAM dilakukan secara bertahap oleh tim penilai terdiri dari Prof Jimly Asshiddiqie (mantan Ketua MK), Hassan Wirajuda (mantan menlu), Makarim Wibisono (pelapor khusus PBB untuk Palestina), Anugerah Pekerti, Saparinah Sadli (aktivis), Zumrotin K Susilo (aktivis), dan Bagir Manan (mantan ketua MA). (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP