Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Muncul pesan geng motor bakal menyerang, polisi minta warga tenang

Muncul pesan geng motor bakal menyerang, polisi minta warga tenang Ilustrasi mengirim SMS. ©Shutterstock.com/Kostenko Maxim

Merdeka.com - Pasca penyerangan geng motor di Cileunyi, Kabupaten Bandung, pesan berantai adanya penyerangan kembali menyebar lewat pesan berantai. Kepolisian meminta warga tetap tenang dengan informasi yang belum valid kebenarannya.

"Soal informasi itu kami sudah lihat, kami tidak diam diri. Kami tidak diam diri," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus, pada wartawan, Selasa (10/2).

Dia mengatakan, pesan berantai itu belum diketahui dari mana asal sumbernya. Hanya saja pihaknya akan langsung melakukan beberapa langkah antisipasi. Salah satunya dengan melakukan patroli.

"Kami juga lakukan pengamanan di lokasi-lokasi dianggap rawan. Intinya, polisi ingin membuat masyarakat tetap merasa aman," terangnya.

Dia meminta masyarakat tidak menanggapi pesan yang terus menyebar luas. "Jadi masyarakat Bandung dan sekitarnya harus tenang. Ya tetap beraktivitas seperti biasa," tandasnya.

Wakapolrestabes Bandung AKBP Gatot Sujono menyatakan serupa agar warga tetap tenang. Penyerangan yang dilakukan geng motor sudah diantisipasi. Dia menyebut, tewasnya salah satu korban karena memang masalah pribadi.

"Dari tangan F, barang bukti sebanyak 3 paket, berat 2 gram. Kemudian dari J, barang bukti 0,5 gram," ungkapnya.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP