Muncul Klaster PTM di Sekolah, Gibran Ingatkan Guru Gunakan Masker dengan Benar
Merdeka.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memantau penerapan protokol kesehatan, setelah muncul klaster PTM (pembelajaran tatap mula) di sejumlah sekolah dasar. Ia meminta prokes ketat tetap dilakukan sekolah mencegah siswa terpapar Covid-19.
"Sebelum ke balai kota saya muter ke sekolah-sekolah. Kita lihat prokesnya di tiap-tiap sekolah seperti apa," ujar Gibran, Selasa (19/10).
Gibran juga mengingatkan kepada sekolah yang melaksanakan PTM agar tetap berhati-hati dalam menjaga protokol kesehatan. Bahkan ia mengaku setiap hari terus mengingatkan pada guru agar tidak melepas atau menurunkan masker.
"Saya kan tiap hari ngecek, rewel juga ke guru-guru. Maskernya jangan dilepas, maskernya jangan diturunkan," tandasnya.
"Ngelingke bendino nganti bosen (mengingatkan tiap hari sampai bosan). Kalau sudah kejadian gini kan susah," kesalnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini ada 5 sekolah yang ditutup sementara hingga sebulan kedepan. Dari 5 sekolah itu, total ada 47 siswa dan guru yang dinyatakan positif Covid-19. Terbanyak dari SD Kristen 1 Manahan.
"Intinya orang tua murid, murid, dan pihak sekolah tidak perlu khawatir. Sekolah ysng kita tutup yang ada siswa positif saja. Yang lain tetap berlanjut untuk PTM. Tiap hari akan kami lakukan random sampling, nggak perlu takut," jelas dia.
Gibran juga meminta para siswa agar langsung pulang ke rumah tidak keluyuran seusai PTM.
"Kemarin saya menemukan beberapa murid yang malah ke es kapal, itu ditegur juga. Kita sama-sama menjaga lah. Sudah turun ke level 2, eman-eman kalau naik lagi," pungkas dia.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya