Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mulai Senin, tarif angkot di Medan turun jadi Rp 4.600

Mulai Senin, tarif angkot di Medan turun jadi Rp 4.600 Petugas Dishub gelar razia angkot. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Kebijakan pemerintah menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) langsung direspons Pemerintah Kota (Pemkot) Medan. Setelah menggelar rapat dengan pihak Organda, mereka sepakat menurunkan tarif angkot.

Tarif angkutan kota (angkot) turun dari Rp 5.500 menjadi Rp 4.600 per estafet. Khusus untuk mahasiswa dan pelajar, ongkos angkot turun dari Rp 3.500 menjadi Rp 3.000 per estafet. Seperti harga BBM, tarif baru ini juga mulai berlaku pada 19 Januari 2015 pukul 00.00 WIB.

Tarif baru ini merupakan hasil rapat pembahasan tarif angkutan kota di Balai Kota Medan, Jumat (16/1). Rapat dipimpin Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Ikhwan Habibi Daulay dan dihadiri Kepala Dinas Perhubungan Kota Medan Redward Parapat, Ketua Organda Medan Mont Gomery Munthe, dan sejumlah pengusaha angkutan.

"Kita sepakat dengan penyesuaian tarif ini. Saya minta para pengusaha angkutan dan organisasi angkutan lainnya untuk membina para sopir, lebih meningkatkan pelayanannya," ujar Ikhwan.

Ketua Organda Kota Medan Mont Gomery Munthe mengatakan, mereka sudah menyepakati penyesuaian tarif angkutan ini. "Dari kesepakatan ini kami meminta kepada Pemerintah Kota Medan untuk melakukan penertiban betor (becak bermotor), terminal liar, dan sejumlah angkutan luar yang masuk ke inti kota," ujarnya.

Kebijakan penurunan tarif angkot ini menyusul kebijakan Presiden Joko Widodo yang menurunkan harga premium menjadi Rp 6.600 per liter dari Rp 7.600 per liter. Sementara solar turun menjadi Rp 6.400 per liter dari Rp 7.250 per liter. Harga baru ini berlaku pukul 00.00 WIB Senin mendatang.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP