MUI sebut Ustaz Abdul Somad tolak ajakan Menag masuk daftar 200 mubalig
Merdeka.com - Ketua dewan dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis mengklarifikasi perihal 200 nama mubalig yang dirilis resmi oleh Kementerian Agama. Seusai bertemu dengan Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, di kantor MUI, Cholil mengatakan nama-nama tersebut bersifat rekomendasi.
Perihal ketiadaan nama sejumlah mubalig, ia mengatakan ada bermacam faktor, termasuk dari si mubalig itu sendiri. Seperti yang dilakukan oleh Ustaz Abdul Somad.
Cholil bercerita, pada pertemuan tersebut Lukman mengaku telah menawarkan Ustaz Abdul Somad sebagai nama yang akan direkomendasikan Kemenag untuk dilakukan standarisasi oleh MUI. Namun hal itu ditolak.
"Cerita Pak Menteri, Ustaz Abdul Somad sudah ditelepon untuk dimasukan (ke daftar nama rekomendasi mubalig) tetapi beliau menolaknya. Ini keterangan penerangan agama Islam," ujar Cholil, Selasa (22/5).
Disinggung alasan penolakan Ustaz Abdul Somad, Cholil mengaku tidak tahu menahu. Yang jelas, imbuh Cholil, menerima atau tidaknya seorang mubalig untuk dimasukan ke dalam daftar nama yang direkomendasi merupakan hak mubalig itu sendiri.
"Siapapun yang misalnya saya tidak usah rekomendasi misalnya, ya enggak masalah," ujarnya.
Sementara menindaklanjuti 200 nama mubalig yang telah dirilis, Cholil mengatakan kurang dari satu minggu akan kembali menambah daftar para mubalig. Hal itu sesuai kesepakatan dengan Kemenag.
Selain menggandeng Kemenag, MUI juga menggaet organisasi masyarakat sebagai pertimbangan penambahan daftar para mubalig.
Diketahui, Kemenag merilis 200 nama mubalig yang dinilai telah memenuhi standar dalam penyampaian dakwah. Standarisasi dilakukan oleh MUI setelah mendapat rekomendasi nama-nama mubalig, dari Kemenag.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya