Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

MUI Jabar nilai sosialisasi kondom salah sasaran

MUI Jabar nilai sosialisasi kondom salah sasaran kondom. shutterstock

Merdeka.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat menilai rencana Menteri Kesehatan (Menkes) Nafsiah Mboi, soal sosialisasi kondom tidak tepat sasaran. Karena sosialisasi itu tidak detail menjelaskan untuk siapa kondom dipergunakan.

"Kondom itu hanya digunakan pasangan suami istri resmi, itu pun digunakan untuk menekan angka kelahiran. Kalau di luar itu hanya akan menimbulkan kemaksiatan," kata Sekretaris MUI Jawa Barat, Rafani Achyar, di Bandung, Rabu (27/6).

Dia menyatakan sosialisasi kondom jika tidak ditujukan kepada suami istri, hal itu hanya akan mendorong tumbuhnya kegiatan seks bebas. "Apalagi jika kena pelajar. Jadi ada peluang pemakaian kondom," ujarnya.

Apapun alasannya dia juga mengatakan itu hanya akan menjadikan pergaulan bebas dan menumbuhkan penyakit HIV AIDS. Di mana pun penelitiannya, jelas bahwa adanya HIV AIDS akibat pergaulan bebas.

"Saya lihat di sini pihak pemerintah memang ingin menghilangkan atau mengurangi pergaulan bebas, tapi nyatanya hanya akan melahirkan penyakit," terangnya.

Oleh karena itu dia meminta pemerintah bisa lebih mensosialisasikan kondom dengan tepat sasaran. Karena jika ditujukan dengan salah hanya akan menimbulkan pergaulan bebas. (mdk/bal)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP