Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Motor dirampas, sopir ekspedisi ditusuk kawanan begal di Batu Ceper

Motor dirampas, sopir ekspedisi ditusuk kawanan begal di Batu Ceper Korban begal di Batuceper. ©2017 Merdeka.com/mitra ramadhan

Merdeka.com - Nasib tragis dialami Syarifudin (40), seorang sopir ekspedisi di salah satu perusahaan helm dan elektronik yang menjadi korban sadis kawanan begal di Jalan Raya Daan Mogot, Batu Ceper, Kota Tangerang, pada Senin (9/1) dini hari.

Pria asal Menes, Pandeglang, Banten itu pun tengah terkapar di RSUD Tangerang akibat luka tikam di bagian punggungnya. Saat ditemui, korban bercerita, bahwa kejadian tersebut terjadi saat dirinya tengah menuju perjalanan ke tempat kerja.

Namun, di tengah perjalanan, tepatnya di Batuceper, dirinya dipepet oleh kawanan begal yang diduga berjumlah delapan orang. "Pagi itu, saya mau ke Karawang," kata Syarifudin.

Bapak dua anak itu awalnya tak menyangka kalau komplotan itu penjahat. Namun, tiba-tiba, salah seorang pelaku langsung menghujamkan pisau ke punggungnya, hingga korban pun tersungkur jatuh dari motornya.

"Pelaku banyak. Saya tidak bisa melawan. Apalagi pagi itu saya masih ngantuk," ucapnya, dengan nada masih sangat lemas.

Melihat Udin terkapar, pelaku kemudian merampas Honda Beat Udin dan dompet serta ponsel genggamnya. Udin bekerja sebagai sopir ekspedisi sudah lebih 5 tahun.

Menurutnya selama itu, dia aman-aman saja. Tapi pagi itu nasib nahas menimpanya.

Sementara itu, Onjo, salah seorang kerabat korban mendesak agar pihak kepolisian dapat segera menangkap pelaku.

"Saya sih berharap pelaku segera ditangkap. Soalnya belakangan ini kawasan itu rawan pak," pungkasnya.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP