Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Monyet galak di Palmerah tak terpancing diberi monyet betina

Monyet galak di Palmerah tak terpancing diberi monyet betina monyet. ©2012 Merdeka.com/Slamet Nusa

Merdeka.com - Seekor monyet galak bernama Baron lepas dan melukai 10 orang di Palmerah, Jakarta Barat. Hingga kini monyet itu belum berhasil ditangkap. Meski ada warga yang menggunakan senjata angin atau memasang jerat.

Polisi dari Polsek Palmerah pun telah turun tangan membantu menangkap monyet itu. Tapi lagi-lagi tidak berhasil. Bahkan Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, berusaha memancing Baron keluar dengan monyet betina. Tapi Baron tak bergeming.

"Kami kewalahan menangkap monyet tersebut, sudah dipancing pakai monyet betina tapi tidak tertangkap juga," kata Petugas Dinas Peternakan dan Perikanan Jakarta Barat, Sukiman.

Menurut Sukiman, Dinas akan mendatangkan petugas dari Ragunan untuk menangkap monyet itu. Menurutnya monyet galak itu cukup berbahaya.

Sebelumnya, sepuluh warga Jalan Kalia Timur 1 RT 8 RW 7, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta diserang monyet berusia sekitar lima tahun. Salah satu korban, mengalami luka gigitan dan mendapati jahitan.

"Lagi salat di atas, tahu-tahu si monyet ke atas gigit tangan dan leher belakang saya," kata salah satu korban, Bani (48), Senin (7/1).

Akibat luka tersebut, warga RT 8 RW 7 tersebut terpaksa mendapatkan jahitan. "Yang di tangan dijahit 8 jaitan, di belakang leher 18 jaitan," ujarnya.

Sementara itu, ketua RT 4 Syamsu menjelaskan, primata tersebut mulai menyerang sejak dipukuli warga. "Anak kecil biasanya pada iseng, ngelemparin pakai kayu," katanya. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP