Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Moeldoko yakin hubungan TNI dan Polri tetap harmonis usai isu senjata ilegal

Moeldoko yakin hubungan TNI dan Polri tetap harmonis usai isu senjata ilegal Kuliah umum Moeldoko. ©2017 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Moeldoko meyakini hubungan antara Polri dan TNI tetap harmonis. Belakangan kedua institusi ini tegang akibat isu pembelian 5.000 senjata ilegal yang diungkapkan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

"Bagaimana membangun harmonisasi ke depan antara TNI dan Polri meskipun saat ini harmonis saja hubungan kedua institusi tersebut," kata Moeldoko saat kuliah umum di kantor PARA Syndicate, Jakarta Selatan, Rabu (4/10).

Jenderal purnawirawan bintang empat itu menilai, justru pihak luar yang memanasi isu impor senjata. Moeldoko melihat tidak ada potensi mengkhawatirkan dalam isu ini. Menurutnya, semua kembali ke institusi masing-masing dalam konsistensi dalam tupoksinya.

"Kalian saja yang emosional, padahal seungguhnya tidak ada yang dikhawatirkan," imbuhnya.

Moeldoko meminta semua pihak untuk tidak berpolemik. Sebab itu ia enggan mengomentari isu impor senjata agar tidak makin gaduh.

Dalam isu ini, ia mengakui ada miskomunikasi. Wajar institusi besar seperti itu ada sedikit kekeliruan. Paling penting, kata Moeldoko, bagaimana kedepannya antar institusi semakin memperkuat hubungannya.

"Yang paling penting bukan komentar dari orang lain, tapi bagaimana kita memperkuat di dalam bagaimana memperkuat instansi antar lembaga," pungkasnya.

Diwartakan sebelumnya, Polri mengimpor senjata Stand Alone Grenade Launcher (SAGL) sebanyak 280 unit dan 5.932 peluru asal Bulgaria. Senjata itu ditahan BAIS TNI di kargo Bandara Soekarno-Hatta.

Menurut Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, senjata itu untuk keperluan brimob dipergunakan di daerah konflik seperti poso. Pengadaan senjata itu telah sesuai prosedur yang tepat.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP