Modus teroris berubah, Kapolri bilang 'ancaman semakin nyata'
Merdeka.com - Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan saat ini ancaman terorisme sedang menghantui Indonesia. Hal itu menyusul adanya aksi teror bom di Sarinah, Jakarta beberapa waktu lalu.
"Kita masih dihantui terorisme yang mengancam. Semua harus berperan, tidak hanya Densus yang harus tangan. Tapi semua satuan wilayah," kata Badrodin di acara RAPIM Polri di PTIK, Jakarta, Selasa (26/1).
Diakui Badrodin, ancaman-ancaman yang disampaikan para teroris pun semakin nyata. Hanya saja, modus yang dilakukan para teroris sekarang berbeda dengan modus sebelumnya.
Kendati begitu, polisi tidak akan tinggal diam. Badrodin mengaku sudah menyiapkan cara baik taktis ataupun teknis melawan aksi teror tersebut.
"Ancaman semakin nyata. Ada perubahan modus aksi terorisme, kita menyesuaikan dengan taktis dan teknis," ujarnya.
Selain meminta jajarannya di wilayah ikut serta dalam menangani aksi teror, Badrodin juga meminta dukungan dari masyarakat. Dia menyebut saat ini adalah momen yang tepat untuk memberantas para teroris di tanah air.
"Saat ini juga momentum bagus selesai penyidikan kasus terorisme. Masyarakat mendukung jangan sampai jadi upaya kontraproduktif dengan yang kita lakukan selama ini," pungkas Badrodin.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya