Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Modifikasi cuaca di Riau, SBY disambut hujan deras

Modifikasi cuaca di Riau, SBY disambut hujan deras hujan. a1gaurav.files.wordpress.com

Merdeka.com - Usaha TNI memodifikasi cuaca dengan menebar 12 ton garam di area kebakaran hutan di Riau, sukses. Akhirnya hujan deras turun membasahi bumi Kota Pekanbaru, sejak pukul 13.00 WIB dan tidak henti-henti.

Pantauan merdeka.com, Sabtu (15/3) di Lanud Roesmin Nurjadin, di tengah guyuran hujan deras, sejumlah pejabat propinsi Riau menunggu kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Tampak Gubernur Riau Annas Maamun, Wakil Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rahman, Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono, Kajati Riau Eddy Rakamto, Danrem 031 Wirabima Brigjen TNI Prihadi Agus Irianto, Kepala BNPB Syamsul Maarif, Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan tampak pula Panglima TNI Jenderal Moeldoko.

Presiden SBY dijadwalkan akan memimpin langsung rapat penanggulangan bencana Asap Riau, namun hujan deras di Pekanbaru selama 1,5 jam sudah menghilangkan asap. Sementara itu, warga Riau sangat bersyukur dengan turunnya hujan serta menyambut baik kedatangan Presiden SBY.

"Alhamdulillah Pak SBY mau datang ke Riau, meski hujan sudah turun sangat deras, mudah-mudahan asap bisa hilang total," ujar Desri warga Kulim Pekanbaru.

Sebelumnya, Tentara Nasional Indonesia (TNI) mengerahkan 1.800 personel untuk memadamkan kebakaran hutan di Riau. Pengerahan tersebut setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah karena penanganan kebakaran hutan masih sangat lambat.

Untuk teknik pemadaman, TNI akan mengerahkan pesawat Hercules untuk menabur garam. Tujuannya untuk memodifikasi cuaca agar turun hujan di titik api atau asap. "Lalu akan ada pengerahan water bom dan dikawal prajurit dari bawah untuk memandu titik mana yang belum kena," katanya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP