Mobilnya Masuk ke Jurang, Reza Selamat dari Kecelakaan Cipularang
Merdeka.com - Dwi Reza (38) merupakan salah satu korban selamat dalam tabrakan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan di Tol Cipularang, KM 91.400, di wilayah Sukatani, Purwakarta. Kala itu, dia baru pulang dari rumah kerabatnya di Kota Bandung.
Reza yang merupakan warga Jakarta tak menyangka jika dirinya bisa selamat dari maut. Mengingat kendaraan yang dikemudikannya terbang ke dasar jurang di samping tol dengan kedalaman 20 meter.
Kini mini bus bernomor polisi H 8670 KY yang dikendarai Reza ringsek dan hampir seluruh kacanya hancur.
Reza menceritakan, mobilnya ditabrak dari belakang dengan sangat keras hingga sulit dikendalikan.
"Ditabrak dari belakang, saya sudah tidak sadarkan diri. Saya pasrah," katanya di Rumah Sakit MH Thamrin, Selasa (3/9).
Bahkan dalam keadaan setengah sadar, dia mengaku, sempat mendengar warga bertanya mengenai kondisi kendaraannya.
"Katanya mobil saya terbang, kaya di film, yang saya tahu itu," jelasnya.
Meski mobilnya jatuh ke jurang, Reza bersyukur, tidak mendapati luka serius. Walaupun luka akibat pecahan kaca.
"Saya bersyukur saya bisa selamat. Mobil hancur semua, mungkin nabrak pembatas jalan," ujarnya.
Saat mobil masuk ke jurang, dia mengungkapkan, dirinya segera keluar setelah sadar. Saat itu, Reza mengatakan, langsung menghubungi istrinya.
"Saya sudah pasrah. Ternyata mata saya masih bisa terbuka, saya langsung tendang pintu mobil dan langsung keluar. Kepala saya berdarah, saya dibantu pekerja proyek. Setelah itu saya video call sama istri," tutupnya.
Sebelumnya, seorang pekerja proyek pondasi penahan jalan di Tol Cipularang, Rita Sugiarto (43) mengaku trauma lantaran mengetahui persis detik-detik kecelakaan yang merenggut sembilan korban jiwa tersebut.
"Saya lihat dump truck dari arah atas (Bandung) oleng menabrak pembatas jalan, pokoknya cepat banyak suara keras," ujarnya di KM 91 Tol Cipularang Kabupaten Purwakarta, Senin (2/8).
Dia bahkan melihat saat dump truk yang diduga sebagai pemicu terjadinya tabrakan beruntun terguling. Selain itu Rita juga menyaksikan, sebuah kendaraan minibus berwarna silver sempat terjun melayang untuk menghindari kendaraan di depan.
"Yang saya ngeri itu saya lihat mobil Xenia terbang kayanya banting setir, soalnya kan dari jalan tol ke bawah itu ada 15 meter tingginya, untungnya supirnya selamat," jelasnya.
Bukan hanya melihat kendaraan melayang, suasana mencekam cukup terasa ketika tabrakan tersebut terjadi, hingga mengakibatkan terbakarnya empat kendaraan, bahkan suara ledakan terdengar lebih dari dua kali.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya