Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mobilitas Masyarakat Berangsur Turun di Kota Bekasi

Mobilitas Masyarakat Berangsur Turun di Kota Bekasi Himbauan PSBB di HI. ©2020 Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Hari pertama pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor dan Kota Bekasi mobilitas masyarakat berangsur menurun.

Di wilayah Kota Bekasi masyarakat sudah mulai berdiam diri di rumah menyusul pemberlakuan PSBB oleh Pemprov Jawa Barat.

Salah satunya Bintang (24) warga Jati Asih, Kota Bekasi yang saat ini baru menjadi hari pertamanya diberlakukan work from home (WFH) oleh tempat kerjanya.

"Kalau lihat jalan Jati Asih sudah mulai sepi, menyusul pemberlakuan PSBB, mungkin banyak juga para pekerja yang bekerja dari rumah (WFH) termasuk saya," ujarnya.

Lebih jauh, dia mengatakan, menjelang pemberlakuan PSBB di Kota Bekasi, para petugas sudah banyak yang melakukan imbauan menggunakan mobil dan membubarkan orang-orang yang berkumpul.

"Setiap sore itu rutin petugas berkeliling mengimbau warga untuk di rumah aja dan gunakan masker jika keluar rumah. Dan dibeberapa titik gang masuk kampung sudah dilakukan penjagaan," jelasnya.

Sedangkan Gigih (23) warga Kampung Sawah, Kota Bekasi, mengatakan situasi di wilayah sudah semakin sepi, namun masih ada sejumlah musala yang melaksanakan salat wajib berjemaah.

"Di sini semakin sepi ya karena banyak yang WFH pas PSBB diterapkan. Tapi masih ada sejumlah musholla yang melaksanakan sholat berjemaah walau bukan untuk sholat Jumat," ujarnya.

Atas hal itu, Gigih meminta kepada para petugas untuk mengecek dan mengimbau kembali kepada masyarakat untuk tidak salat berjemaah di musala maupun masjid-masjid di kawasan Kota Bekasi. (mdk/fik)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP