Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mobil yang terbakar di jembatan Gianyar bukan milik korban

Mobil yang terbakar di jembatan Gianyar bukan milik korban Ilustrasi mobil terbakar. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Pihak keluarga besar Ketut Adi Jaya (45) tak menyangka korban akan tewas mengenaskan terpanggang di dalam mobil. Bahkan kedua anak korban rencananya akan diambil DNA oleh pihak Forensik RSUP Sanglah, Denpasar.

"Kendati keterangan dari kepolisian sudah diyakini pihak keluarga bahwa jasad yang hangus terbakar itu adalah Ketut Adi, namun agar lebih tepat lagi dengan pengambilan DNA pada anak-anak korban," terang petugas Forensik RSUP Sanglah, Denpasar, Selasa (21/7).

Salah seorang sepupunya, Ni Kadek In mengatakan korban berasal dari desa Seribu Pati, Tabanan dan selama ini menetap di Jalan Gunung Agung, Gang Gangga Nomor 6 Denpasar, Bali. Mengenai kendaraan mobil yang terbakar, menurutnya mobil Toyota Altis DK 386 XA bukanlah miliknya.

"Itu bukan mobil sepupu saya, karenanya kita ragu apakah itu benar sepupu saya. Tetapi data surat-surat yang tersisa tidak terbakar jelas menunjukkan kalau mayat itu Bli (kakak) Adi," tuturnya sambil mengusap air mata.

Katanya, kehidupan keluarga korban sangat terpuruk sejak anak pertamanya mati tenggelam. "Anaknya ada tiga masih kecil-kecil. Anak pertama meninggal tenggelam," kata salah seorang sepupunya, Ni Kadek In, di RSUP Sanglah.

Data dari kepolisian membuat yakin Ni Kadek In jika korban adalah saudaranya. Meskipun dari ciri-ciri fisik tidak bisa dikenali.

"Saya yakin sekali itu sepupu saya, memang ciri-ciri fisik tidak dapat kita kenali karena kondisi mayat hangus. Tapi data-data di kepolisian meyakinkan itu saudara saya," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP