Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mobil Tuxuci yang buat Dahlan Iskan kecelakaan nongkrong di museum

Mobil Tuxuci yang buat Dahlan Iskan kecelakaan nongkrong di museum Tuxuci nongkrong di Museum Batu, Malang.. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Mobil listrik Tuxuci yang dirintis oleh mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan, ternyata saat ini nongkrong di Museum Angkut Batu. Mobil konsep yang dalam kondisi hancur itu menjadi salah satu dari ratusan koleksi museum setelah dilakukan rekondisi.

Titik S Aryanto, manager operational Museum Angkut mengisahkan proses mendapatkan mobil karya desainer Danet Suryatama itu. Pihaknya mengaku sempat kesulitan untuk menampilkan mobil tersebut agar bisa terlihat mendekati bentuk semula.

"Mobilnya sudah tidak karuan lagi. Kotor dan tidak berbentuk, bahkan sudah menjadi sarang laba-laba. Pokoknya remuk dan tidak tertata," kata Titik S Aryanto di Museum Angkut Kota Batu, Kamis (23/7).

Bahkan pihak keluarga sempat meminta Titik untuk membatalkan niatnya, karena memang secara bentuk sangat menyedihkan. Apalagi harus membawa mobil yang sudah berkeping-keping itu ke Batu.

"Mbak adanya seperti ini, kalau dibawa dipersilakan kalau tidak ya tidak apa-apa," katanya menirukan.

Ide untuk mengoleksi Tuxuci tidak pernah terpikirkan, tetapi pada suatu kesempatan bertemu Dahlan Iskan yang tengah liburan tahun baru Desember 2013 di Ecogreen Kota Batu. Saat itu Museum Angkut masih dalam perencanaan dan meminta masukan sejumlah pihak.

Tahun baru, 1 Januari 2014, Titik menggelar open house dengan mengundang beberapa hotel besar untuk memberikan penilaian tentang konsepnya. Saat itu, Titik mengaku ditanya tentang misi mendirikan Museum Angkut oleh Dahlan. Begitu dijelaskan, langsung menawarkan kendaraan listrik yang pernah membuat Dahlan nyaris celaka itu.

"Saya jelaskan kalau misi saya ingin memberikan penghargaan pada para pencipta alat angkutan. Karena mereka telah membuat lompatan luar biasa lewat penemuannya," jelasnya.

Sambil bercerita tentang kecelakaan yang pernah dialaminya, Dahlan langsung menawarkan mobil listrik tersebut. Mobil itu dihibahkan ke Museum Angkut. "Mobil yang pernah saya kendarai itu ambil saja," kata Titik menirukan kalimat Dahlan Iskan.

Beberapa hari kemudian Titik pergi ke Magetan, tempat mobil tersebut disimpan. Mobil yang dibuat dengan biaya Rp 1,5 Miliar itu disimpan di Pondok milih salah seorang keluarga Dahlan.

"Begitu dibuka di garasinya, kondisinya kotor tak terawat. Saya foto kemudian saya diskusi dengan tim. Tugas saya, jangan sampai nilai mobil itu hilang, kita harus angkat agar ada nilainya lagi. Akhirnya kita buat panggung," terangnya.

Titik juga sempat meminta izin kepada Dahlan untuk melakukan make over, tetapi tidak diperbolehkan. Dahlan minta ditampilkan seperti keadaan semula. Alasannya, dia ingin agar mobil itu bisa menjadi pelajaran bagi siapapun.

"Ini bukan produk gagal. Ini adalah awal, bahwa generasi harus banyak menciptakan. Setelah ditampilkan pun, Dahlan dan keluarga pernah ke sini," jelasnya.

Tuxuci secara desain seperti mobil sport cupe, bermuatan dua orang. Desainnya eksotis dengan warna merah menyala yang mengundang banyak.

Mobil tersebut hancur dikendarai Dahlan saat uji coba sendiri prototipe itu di wilayah Plaosan, Magetan, Jawa Timur pada 5 Januari 2013. Mobil mengalami rem blong dan menabrak tebing.

Perancang Tuxuci, Danet Suryatama saat itu menyatakan kekecewaan pada Dahlan, karena membocorkan desain prototipenya pada pihak lain.

Danet yang lulusan Institut Teknologi 10 November dan sempat bekerja sebagai karyawan Chrysler di AS itu akhirnya mundur dari proyek mobil listrik Dahlan.

(mdk/ren)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP