Mobil rombongan TK terguling, satu siswa patah tulang
Merdeka.com - Sebuah mobil pembawa rombongan siswa TK terguling di Desa Rejosari Kecamatan Deket Lamongan Jawa Timur pada Kamis (17/4). Mobil itu terguling saat tengah melaju bersama iring-iringan tiga mobil lainnya menuju lokasi wisata di Kebun Binatang Surabaya (KBS).
Informasi yang didapatkan menyebutkan kronologi peristiwa nahas tersebut. Semula mobil yang terguling itu semula membawa sejumlah penumpang dimana mayoritas diisi siswa di sebuah TK. Ada tiga iring-iringan mobil pembawa siswa TK.
Satu mobil pembawa murid TK yang ada di barisan kedua ketika sesampainya di lokasi kejadian hendak menyalip mobil pada barisan pertama yang melaju tepat di depannya. Celakanya, mobil di depannya itu ternyata mengerem mendadak. Tak bisa mengendalikan kemudinya, mobil TK yang nahas ini langsung terguling ke sisi kanan jalan.
Akhirnya penumpang mobil mengalami luka-luka dan harus dibawa ke RS Muhammadiyah Lamongan. Terkait peristiwa ini dibenarkan oleh petugas jaga di RS Muhammadiyah Lamongan saat dihubungi merdeka.com di Jakarta.
dr Arif Surdana, dokter jaga di RS Muhammadiyah Lamongan mengaku ada empat korban yang dibawa ke ruang IGD sejak pukul 09.00 WIB Kamis pagi. "Ini tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIB ada empat korban yang dibawa kesini. Mereka luka-luka ringan dan ada yang patah tulang," kata Arif.
Arif menguraikan, keempat orang itu atas nama Sukardi (43), Anak Dafa (4) dan Warni (45) yang merupakan warga Sugihwaras, Bojonegoro serta Mawardi (41) warga Desa Gedungrejo, Kedungadem, Bojonegoro. Sukardi dan Anak Dafa mengalami patah tulang sedangkan Warni dan Mawardi luka ringan.
Untuk Sukardi dan Anak Dafa kini harus dirawat intensif masing-masing di Paviliun Shosa dan Paviliun Zamzam kemudian bagi Warni dan Mawardi sudah boleh rawat jalan.
(mdk/hhw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya