Mitsubishi butuh tiga minggu analisa chip Outlander maut
Merdeka.com - Public Relation APM Mishubishi, Jerry Amran mengaku menganalisa Electronic Control Unit (ECU) mobil Outlander maut yang dikendarai oleh Christopher membutuhkan waktu yang lama. ECU tersebut, terletak di persneling mobil Outlander maut kecelakaan di Jalan Arteri Pondok Indah, Jakarta Selatan.
"ECU atau chip itu akan di bawa ke Jepang untuk di baca di sana. Prosesnya juga dilakukan oleh tim ahli dan memang membutuhkan waktu 3 mingguan," kata Jerry di Polres Jakarta Selatan, Senin (26/1).
Jerry menjelaskan, pembacaan ECU itu dilakukan untuk mengetahui kecepatan akhir pada mobil Outlander, sesaat sebelum dan sesudah kecelakaan maut itu terjadi.
"Ini untuk mengetahui kecepatan akhir, sesaat sebelum RPM-nya berkembang dan sesuda RPM-nya berkembang. Jadi, akan terdeteksi juga nanti kecepatan saat kecelakaan berlangsung," jelasnya.
Sementara itu, Kasi Yanmas Pembina Fungsi Laka Lantas Polda Metro Jaya, Kompol Miyanto mengatakan, pihaknya mengundang (APM) Mishubishi ke Polres Jakarta Selatan untuk melakukan pemeriksaan dan pengambilan Chip pada mobil Outlander yang dikendarai oleh Christopher.
"Pemeriksaan bersama APM, selaku agen tunggal mobil tersebut untuk memeriksa dan mengambil Elecrtronic Control Unit (ECU)," kata Miyanto.
Miyanto menuturkan, ECU atau Chip itu diambil untuk dilakukan pemeriksaan agar dapat diketahui kecepatan mobil yang dikendarai oleh Christopher, baik sebelum maupun sesudah kecelakaan terjadi.
"Ini langkah kami untuk mengetahui kecepatan mobil itu. Jika hasilnya keluar secara tertulis, itu pun akan dimasukan ke dalam berkas berita acara pemeriksaan sebagai satu alat bukti," pungkas.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya