Misbakhun bongkar isi BAP Sri Mulyani: SBY dilaporkan soal Century
Merdeka.com - Mantan anggota Pansus Bank Century DPR, Mukhamad Misbakhun, tidak hanya membeberkan tiga surat Menkeu/Ketua KSSK Sri Mulyani (SMI) kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menyoal penanganan bank bermasalah itu pada 2008.
Lewat bukunya 'Sejumlah Tanya Melawan Lupa, Mengungkap 3 Surat SMI kepada Presiden SBY', Misbakhun juga mengungkap isi BAP Sri Mulyani saat diperiksa KPK di Washington DC pada 30 April 2013. Sama dengan surat, BAP juga membuktikan SMI telah melaporkan penanganan Bank Century kepada SBY.
Di halaman 154 buku tersebut, dimuat pertanyaan nomor 15 penyidik KPK kepada Sri Mulyani: "Apakah Sdr melaporkan permasalahan BC ini kepada presiden? Jelaskan!"
Kemudian dijawab Sri Mulyani: "Setelah Presiden mendarat saya melaporkan adanya teleconference, melaporkan penanganan Bank Century dan situasi perbankan dan selanjutnya konsentrasi pada G20."
Menurut Misbakhun, gambaran situasi ini memperjelas posisi bahwa Presiden SBY mengetahui penanganan Bank Century sebelum dilaksanakannya bailout.
"Yang menjadi persoalan dan justru menimbulkan permasalahan baru, adalah mengapa SBY membantah bahwa ia telah mendapat laporan dan mengetahui perihal penyelamatan Century ini? Apakah ada hal lain yang belum terungkap pada public terkait peran SBY?" tulis Misbakhun seperti dikutip merdeka.com dari buku tersebut, Selasa (18/8).
Teleconference
Tidak hanya surat dan BAP, Misbakhun juga menyorot isi teleconference antara SMI yang tengah berada di Amerika Serikat dan para pejabat Departemen Keuangan ketika itu, serta Ketua Unit Kerja Presiden untuk Pengelolaan Program dan Reformasi (UKP3R) Marsilam Simanjuntak.
Berpegang pada bukti risalah, Misbakhun mengatakan, telekonferensi tersebut khusus diadakan untuk membahas masalah Bank Century.
"Mereka mengadakan saat larut malam. Risalah menulis, telekonferensi dimulai pukul 22.05 WIB. Kalender menunjukkan tanggal 13 November 2008 dan berakhir pada pukul 23.59," paparnya.
Isi risalah tersebut, beber Misbakhun, di antaranya adalah sebagai berikut: “Sdri Sri Mulyani menginformasikan telah menyampaikan permasalahan ini kepada Presiden RI, namun pada hari ini Presiden RI akan melakukan perjalanan dinas ke San Francisco, USA, yang artinya sampai dengan esok hari, dalam hal diperlukan Presiden belum dapat mengambil keputusan”.
Menurut politikus Golkar ini, dengan pernyataan SMI yang telah mengatakan telah menginformasikan permasalahan kepada Presiden dan menyatakan Presiden belum bisa mengambil keputusan sampai besok hari (tanggal 14 November 2008), "menunjukkan bahwa Presiden tahu persoalan Bank Century sebelum dilakukan bailout."
(mdk/ren)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya