Miris, siswa & guru di SD ini terancam ISPA karena sungai Cimalaya tercemar & bau
Merdeka.com - Sungai Cilamaya yang membentang melintasi tiga kabupaten yakni Purwakarta, Karawang dan Subang, kini kondisinya sangat mengkhawatirkan. Sungai yang berfungsi sebagai sumber pengairan areal pesawahan itu diduga tercemar oleh limbah berbahaya B3 dari industri.
Kondisi air sungai yang hitam pekat dan menimbulkan bau menyengat juga telah mengganggu aktivitas warga yang ada di sekitar aliran sungai tersebut. Bahkan kegiatan belajar mengajar di salah satu Sekolah Dasar (SD) Negeri Situdam 1, di Desa Situdam Kecamatan Jatisari, Karawang.
Akibat bau menyengat membuat para siswa terpaksa harus melakukan kegiatan belajar dengan kondisi ruang kelas yang terkena imbas bau dari aliran sungai itu.

siswa & guru di SD ini terancam ISPA karena sungai Cimalaya tercemar & bau ©2018 Merdeka.com
Dalam kegiatan belajar siswa di sekolah tersebut terpaksa harus menutup hidung dengan tangan atau dengan menggunakan kerah baju mereka lantaran bau menyengat yang semakin parah dalam kurun waktu dua pekan terakhir.
"Baunya menyengat enggak hilang-hilang. Waktu pelajaran di kelas. Baunya tidak enak. Kalau tidak ditutup hidung baunya tidak tahan. Sekelas merasakan semua baunya itu tidak enak dari luar jendela kelas," kata salah seorang SD Negeri Situdam 1, Nurbaeti. Sabtu (21/7).
Menurut Nurbaeti, bau tak sedap itu memang berasal Sungai Cilamaya yang jaraknya hanya 10 meter dari sekolah. Setiap pagi masuk sekolah bau tersebut sangat menganggu proses belajar mengajar siswa dan guru.
"Proses belajar mengajar siswa sangat terganggu dengan bau yang tercium karena jarak sekolah dengan sungai Cilamaya cukup dekat," kata Nurbaeti.
Hal itu diduga sebagai dampak pembuangan limbah indutri di bagian hulu sungai Cilamaya, sehingga menimbulkan bau yang menyengat. Kondisi itu juga dikhawatirkan para guru akan berdampak pada kesehatan para pelajar seperti gangguan pernapasan dan sebagian di antaranya sudah terserang dengan gejala flu dan batuk.

siswa & guru di SD ini terancam ISPA karena sungai Cimalaya tercemar & bau ©2018 Merdeka.com
"Sebagian siswa yang kondisinya lemah terancam ISPA dan batuk," katanya.
Pihak sekolah berharap ada bantuan masker untuk seluruh siswa dan guru guna meminimalisir bau tak sedap yang dihirup saat belajar mengajar.
"Pihak Sekolah mohon bantuan masker untuk semua siswa-siswi yang jumlahnya 268 siswa sehingga bisa meminimalisir dampak bau tak sedap dari sungai Cilamaya yang tercemar. Sekali lagi kami mohon," pinta Nurbaeti.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya