Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Miris, polisi dan tentara main hajar rakyat di jalan raya

Miris, polisi dan tentara main hajar rakyat di jalan raya polisi pukul gojek. ©2015 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Sebuah negara sudah barang tentu memiliki aparatur penegak hukum. Keberadaan mereka untuk menjaga negara dari ancaman yang bisa mengganggu kedaulatan.

Di Indonesia sendiri, terdapat dua aparat yang mempunyai fungsi tersebut, yakni Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Korps Bhayangkara atau Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sejarah mencatat jika keduanya dahulu melebur jadi satu bernama ABRI (Angkatan Bersenjata Republik Indonesia).

Sayangnya, zaman sudah bergeser. Aparatur yang diberi kewenangan menegakkan hukum dan mendapat pelatihan secara profesional menjadi tempramental.

Tak sedikit kasus melibatkan aparat yang main hajar warga sipil. Bahkan sampai menewaskan.

Seperti yang terjadi di daerah Pamulang, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu di mana anggota polisi lalu lintas memukul seorang driver GO-JEK. Kejadian tersebut terekam dalam video amatir yang diambil seorang warga.

Tampak, seorang driver GO-JEK disudutkan oleh beberapa anggota polisi dan menerima bogem mentah beberapa kali. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP