Miris, perempuan tua lumpuh ini hidup bersama sang putri yang alami gangguan jiwa
Merdeka.com - Sungguh nahas apa yang dialami Usreg (85). Di usia senjanya, perempuan yang tinggal di Dusun Klatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana Bali, ini harus tinggal di dalam gubuk reyot berukuran 6X8 meter berdindingkan setengah bedek, beratap seng serta daun kelapa kering.
Perempuan tua ini cuma bisa terbaring di kasur kapas yang baunya sudah tak sedap. Sudah belasan tahun nenek Usreg tak bisa berjalan karena lumpuh. Dia pun hanya bisa mengharapkan belas kasih dari warga sekitar tempat tinggalnya untuk bertahan hidup.
Penderitaannya semakin lengkap lantaran putri semata wayangnya Sriwati (38) mengalami masalah kejiwaan.
"Dulu putri saya pernah kerja di Denpasar lima tahun lalu. Entah ada masalah apa, setelah pulang sering ngamuk dan ngoceh sendiri. Sejak itu dia tidak bekerja," kata Usreg di Jembrana Bali, Selasa (29/8).
Tidak hanya itu, Sriwati juga didiagnosa dokter menderita kanker payudara. Kini Sriwati hanya bisa berbaring di tempat tidur dengan kondisi payudara sebelah kanan terus membesar.
Usreg dan Sriwati hanya bisa pasrah atas penyakit yang dideritanya. Sebab keduanya tidak memiliki biaya untuk pengobatan medis. Keduanya sangat mengharapkan uluran bantuan dari pemerintah dan para dermawan.
"Anak saya belum menikah. Saat ini saya hanya butuh ada dermawan," ungkapnya.
Sementara itu Kadus Klatakan Abdul Sakur mengatakan keluarga nenek Usreg termasuk KK miskin. Pihaknya juga sudah berupaya untuk penanganan Sriwati dengan mengkoordinasikan kepada pihak Puskesmas Melaya.
Menurutnya kunjungan/home visit sudah dilakukan oleh pihak tim medis dari Puskesmas secara rutin. Bahkan, pihak Puskesmas 1 Melaya, Sriwati sudah terdaftar sebagai ODGJ di Puskesmas 1 Melaya dan sudah mendapatkan penanganan untuk kesehatan jiwanya.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya