Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Miris, gadis ini 4 tahun diperkosa ayahnya sampai melahirkan anak

Miris, gadis ini 4 tahun diperkosa ayahnya sampai melahirkan anak ilustrasi pencabulan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Sungguh malang nasib MZ (20). Warga Desa Sungai Guntung Hilir Kecamatan Rengat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau ini kerap dipaksa berhubungan layaknya suami istri oleh ayah kandungnya sendiri.

Bahkan, saat ini MZ memiliki anak dari ayahnya yang inisial AS (40). Tak tahan menjadi budak seks ayahnya, MZ memilih untuk melaporkannya ke polisi. Ditemani ibunya, MZ menceritakan kejadian pilu yang dialaminya selama 4 tahun lebih.

Kasubbag Humas Polres Inhu Iptu Yarmen Djambak mengatakan, telah menerima laporan dari korban yang ditemani ibunya.

"Saat ini kasusnya masih diselidiki, pelaku masih dikejar," ujarnya, Selasa (3/2).

Dalam laporannya, MZ mengaku kejadian itu berawal sekitar tahun 2010 saat kesuciannya direnggut oleh ayah kandungnya. Dia terpaksa harus menahan aib dan gunjingan orang-orang yang mengetahui dirinya telah melahirkan seorang anak yang saat ini berusia 3 tahun.

Anak tersebut tak lain adalah anak kandung dari ayah kandungnya. Untuk menutupi aib tersebut, anak itu diasuh oleh keluarganya yang lain.

MZ kembali dipaksa ayahnya AS untuk melakukan hubungan intim, Minggu (1/2) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun, meski berusaha memberontak MZ tak kuasa melawan ayahnya.

Saat itu, AS baru pulang bekerja sebagai nelayan. Ketika sampai di rumah dia melihat anak kandungnya MZ sedang tertidur pulas di kamar. Kemudian AS langsung menghampiri MZ dan memperkosanya. Karena MZ merintih dan berteriak melawan ayahnya, kejadian tersebut pun diketahui oleh ibu kandungnya.

"Dari keterangan saksi yang merupakan ibu kandung korban, ia mendengar ada suara aneh dari dalam kamar anaknya," ujar Yarmen.

Karena merasa curiga, ibu korban bersama keluarga lainnya langsung mendobrak pintu kamar tersebut dan seketika itu melihat suaminya sedang memperkosa korban.

"Korban sempat hamil bahkan melahirkan anak dan anak tersebut sekarang diasuh oleh keluarganya yang lain," kata Yarmen.

Namun kejadian pertama itu didamaikan antar keluarganya saja. Ketika peristiwa pemerkosaan yang terakhir kali ini terjadi dan dilaporkan kepada pihak kepolisian, ternyata pelaku sudah melarikan diri.

"Meski demikian, jajaran Polres Inhu tengah melakukan pengejaran dan terhadap pelaku sudah dimasukan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO)," pungkas Yarmen.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP