Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Miras oplosan di Bekasi ada kelas biasa dan keras

Miras oplosan di Bekasi ada kelas biasa dan keras miras oplosan. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Tujuh orang tewas akibat minuman keras oplosan di Kota Bekasi, Jawa Barat. Semua korban itu menenggak minuman keras oplosan jenis ginseng di tiga lokasi yang berbeda, tapi sama-sama pada Minggu (1/4) malam lalu.

Tiga korban tewas usai menenggak minuman keras di Jalan Cempaka 2, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede. Mereka adalah Ridwan (20), Arifin (25), dan Abi (30). Dua orang, Abu, Doni masih dirawat, sedangkan Yasin sudah diperbolehkan pulang.

Keenam korban ini menenggak minuman keras oplosan jenis ginseng yang dibeli seharga Rp 16 ribu sebanyak enam bungkus.

Sedangkan empat korban tewas lagi usai menenggak minuman keras oplosan di wilayah Bekasi Selatan. Lokasi pertama dengan satu orang korban tewas berada di depan kantor kecamatan, dan lokasi kedua dengan tiga korban tewas berada di depan rumah korban di Jakasetia.

Empat korban tersebut adalah Supriyo, Anisa Adilah (perempuan), Bernik Adenan, dan Adiansyah. Menurut Indarto, para korban menenggak minuman keras oplosan gingseng dengan kelas keras.

"Mereka membeli dua paket, satu paketnya Rp 40 ribu," katanya.

Pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium untuk melihat kandungan zat yang ada di dalam minuman keras yang dikonsumsi. Sejauh ini, kata dia, minuman keras itu hasil racikan dari biang wiski, alkohol, air mineral, sirup, pewarna.

Indarto menambahkan, polisi telah menggerebek tiga toko penjual minuman keras oplosan tersebut. Dari lokasi itu dua orang ditetapkan sebagai tersangka, mereka adalah Nischa Romadhoni dan Ugi. Ratusan liter minuman keras oplosan disita.

(mdk/dan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP