Minum dua sloki, korban miras oplosan langsung pusing dan mual
Merdeka.com - Hendrik salah seorang korban miras oplosan yang selamat mengaku hanya menegak minuman oplosan tersebut dua sloki saja. Sebab dia merasa tidak enak karena berkali-kali diajak minum oleh teman-temannya.
Saat menegak minuman mematikan tersebut, Hendrik yang masih berstatus mahasiswa tidak mengetahui jenis minuman tersebut. Biasanya teman-temannya itu membeli vodka atau arak.
"Nggak tahu minumannya apa itu. Setahu saya yang biasa mereka beli. Yang beli teman saya," katanya pada wartawan di rumah sakit Bethesda, Selasa (9/2).
Beberapa jam setelah menegak minuman itu, dia merasa pusing dan mual. Bersama teman-teman lainnya, dia juga dilarikan ke rumah sakit.
"Sekarang sudah membaik, tidak terlalu pusing, tapi masih diare. Kalau makan sudah biasa saja," ungkapnya.
Hendrik mengaku kapok menegak miras oplosan. Dia juga sebisa mungkin akan menasehati temannya untuk berhenti minum.
"Mungkin cukup sampai di sini, teman kita sudah jadi korban, jangan jadi korban lagi. Hentikan minuman keras lagi. Dulu sering minum, tapi hanya bir saja. Kemarin itu karena ditawari teman saya kurang enak," pungkasnya.
Meski sudah membaik tapi Hendrik belum diperbolehkan pulang. Sebab dia masih mengalami diare dan mual-mual.
"Mungkin besok kalau sudah membaik boleh pulang," tandasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya