Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Minimalisir pemilih golput, TPS di Kupang bernuansa Piala Dunia 2018

Minimalisir pemilih golput, TPS di Kupang bernuansa Piala Dunia 2018 TPS bernuansa Piala Dunia di Kota Kupang. ©2018 Merdeka.com/Ananias Petrus

Merdeka.com - Demam Piala Dunia membawa inspirasi tersendiri bagi sebagian warga untuk menyukseskan pemilihan serentak kepala daerah 2018, Rabu (27/6). Salah satunya dilakukan Panitia Pemilihan Suara (PPS) di Kupang.

Di TPS 23 kelurahan Fatululi, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, terlihat berbeda dengan Pilkada sebelumnya. Tempat Pemungutan Suara (TPS) disulap menjadi tempat pameran jersey, dari berbagai negara peserta Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia.

Tidak hanya dipamerkan, namun PPS maupun pemilih juga ikut mengenakan jersey negara favoritnya, yang sedang berkompetisi di Rusia.

Ketua PPS TPS 23 Agustinus Lewu mengatakan, sengaja melakukan hal ini agar memberi semangat kepada pemilih, untuk datang menggunakan hak pilihnya di tempat pemungutan suara.

"Kita ambil konsep Piala Dunia karena kita mau beda, selama ini kan biasa. Kita sengaja buat ini supaya meriah sedikit, sehingga siapapun jadi gubernur itu milik kita semua," ujar Agustinus kepada wartawan.

Dia menambahkan, TPS ini dibuat dengan ornamen Piala Dunia dengan harapan Indonesia bisa mengikuti Piala Dunia ke depan. "Kita ada pamer baju, ada bola, dan negara-negara juga kita campur saja. Kita embel-embelnya dengan harapan Indonesia bisa masuk piala dunia," harap Agustinus.

Pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT diikuti oleh 4 pasangan calon. Paket nomor 1 yakni, pasang calon Esthon L. Foenay - Christian Rotok, nomor urut 2 Marianus Sae - Emiliana Nomleni, nomor urut 3 Beny K. Harman - Beny Litelnoni dan nomor 4 Viktor Laiskodat - Josef Naisoi.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP