Minim sarana jadi alasan warga Ciledug buang sampah di trotoar
Merdeka.com - Minimnya fasilitas bak sampah, bagi warga Ciledug, Kota Tangerang menjadi alasan sejumlah warga membuang sampah sembarangan. Bahkan jika ditelusuri, pemandangan tak indah ini menjadi lumrah terlihat di sejumlah titik di Ciledug, Kota Tangerang.
Seperti yang nampak di trotoar di Jalan Hos Cokroaminoto, tepatnya di depan showroom Daihatsu Ciledug. Trotoar yang harusnya digunakan pejalan kaki, malah tak bisa dilalui pejalan kaki akibat tumpukan sampah yang menggunung di trotoar tersebut.
M. Soleh, warga Kelurahan Sudimara timur itu mengaku tak punya pilihan lain, hingga akhirnya ikut membuang sampah di trotoar depan showroom Daihatsu tersebut.
"Hati kecil sih malu juga, kita tahu salah. Tapi mau gimana lagi, repot juga kalau gak dibuang malah numpuk jadi sarang penyakit dan bau di rumah," kata dia, Kamis (12/10).
Dia mengaku rutin buang sampah di tempat itu setiap dua hari sekali, dan biasanya dilakukan saat malam hari.
Menurut Wardi, warga yang ditemui disekitar showroom mobil tersebut, mengaku sampah di tempat itu biasa menumpuk sejak siang hari, dan menggunung pada malam hari hingga dini hari.
"Biasa itu, pagi bersih sehabis diangkutin, siang ada lagi, nah sampai tengah malam. Biasanya orang mana-mana yang buang sampah di sini, biasanya naik motor dia buang langsung ngacir," kata dia.
Petugas kebersihan yang ditemui di lokasi, mengaku setiap harinya melakukan pengangkutan sampah sebanyak 10 ton perhari.
Rata-rata berat sampah dalam sehari sekitar 10 ton," kata petugas kebersihan yang sedang mengangkut sampah di depan showroom Daihatsu Ciledug, Kamis 12 Oktober 2017 pagi.
Pria yang mengenakan seragam orange itu menyebutkan, bahwa pihaknya sengaja melakukan pengangkutan sampah yang berada di pinggir jalan mulai dari Larangan hingga Asrama Polri Ciledug pada dini hari.
"Memang selalu tengah malam,biar engga ganggu lalu lintas dan shubunya sudah terlihat bersih," kata dia. P (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya