Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Milad ke-22 PKS, Fraksi PKS DPR Ajak Masyarakat Gotong Royong Tangani Covid-19

Milad ke-22 PKS, Fraksi PKS DPR Ajak Masyarakat Gotong Royong Tangani Covid-19 Jazuli Juwaini. ©2018 Merdeka.com/Genan

Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera memperingati milad ke 22 pada (20/4) hari ini. Di hari milad PKS, Fraksi PKS DPR berkomitmen meningkatkan pelayanan dan aksi kepedulian kepada masyarakat. Terutama di tengah pandemi virus corona atau covid-19 seperti sekarang.

Fraksi PKS juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk meningkatkan solidaritas dan gotong royong mereka yang kesusahan akibat covid-19.

"Bangsa kita dalam kondisi prihatin akibat pandemi corona. Fraksi PKS menganggap pelayanan, kepedulian, dan aksi nyata melayani rakyat terdampak covid-19 sebagai kado terbaik milad ke-22 PKS. Tidak cukup hanya Fraksi PKS, seluruh komponen bangsa harus menumbuhkan solidaritas dan kepedulian sosial di saat ini," kata Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini.

Jazuli menuturkan, para anggota fraksi PKS baik pusat dan daerah sudah melakukan pemotongan gaji untuk membantu penanganan covid-19. Gaji para legislator PKS ini diperuntukkan untuk gerakan masker dan disinfektan gratis, APD untuk tenaga medis, hingga bantuan paket sembako untuk rakyat kecil.

"Inilah spirit kami di PKS, partai bukan sarana meraih kekuasaan an-sich, tetapi sarana pelayanan kepada rakyat. Pelayanan adalah wujud terbaik dari kekuasaan, bahkan tanpa kekuasaan pelayanan harus tetap berjalan. Apapun yang terjadi kami tetap melayani, begitu semangat yang terus ditanamkan kepada kader-kader PKS," ungkapnya.

Fraksi PKS di DPR dan DPRD Provinsi dan Kabupten/Kota hadir dengan tiga garis perjuangan, yaitu: pro kerakyatan, pro keumatan dan pro pengokohan nasionalisme Indonesia. Ketiganya untuk mewujudkan visi Fraksi PKS: Terdepan dalam Memperjuangkan Kepentingan Rakyat untuk Mewujudkan Indonesia yang Berkarakter, Bermartabat, Adil dan Sejahtera.

Agenda kebangsaan Fraksi PKS adalah: memperkuat identitas kebangsaan dengan mengokohkan Pancasila sebagai platform bersama, mewaspadai ancaman yang merongrong Pancasila, UUD NRI 1945 dan NKRI dan mengokohkan ketahanan nasional dan menjawab tantangan global.

Untuk mewujudkan target itu, Fraksi PKS melaksanakan program kerja dengan mengadvokasi rakyat melalui program 'hari aspirasi rakyat'. Pihaknya juga melaksanakan aksi-aksi kemanusiaan dan tanggap bencana seperti saat ini.

Fraksi PKS juga mengembangkan jejaring diplomasi global untuk kemanusiaan, kerja sama dalam perdamaian dan kesejahteraan rakyat ke badan-badan dunia, fraksi partai negara sahabat serta ambassador talks.

"Fraksi PKS aktif mengajak generasi muda cinta tanah air, menjadi pribadi yang berkarakter dan tidak tuna sejarah melalui seminar-seminar kebangsaan dan kepahlawanan, lomba karya tulis kebangsaan, lomba baca teks proklamasi, lomba baca kitab kuning hingga lomba olah raga dan kreasi milenial," jelas Jazuli.

Anggota Komisi I DPR ini juga menegaskan posisi PKS sebagai oposisi pemerintah. Sikap politik itu harus dilakoni untuk memainkan peran kontrol dan penyeimbang (checks and balances)

"Publik bisa membaca sikap-sikap Fraksi PKS yang kritis dan konstruktif berpihak pada rakyat dan kepentingan nasional, antara lain sikap tegas fraksi menolak kenaikan iuran BPJS yang akhirnya dikuatkan putusan MA, pembatalan rencana kenaikan TDL, serta mengkritisi secara tajam RUU serta Perppu yang diajukan pemerintah, seperti RUU Omnibus Law Cipta Kerja dan Perppu 1/2020," tegas dia.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP