Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski menurun, angka pengangguran di Jatim masih 839.280 orang

Meski menurun, angka pengangguran di Jatim masih 839.280 orang Pengangguran. © Culiklaw.com

Merdeka.com - Angka pengangguran di Jawa Timur turun 4,21 persen. Di Tahun 2015, jumlah pengangguran di provinsi timur Pulau Jawa ini tercatat 906.904 orang. Jumlah ini turun menjadi 839.280 orang di 2016.

Catatan prestasi Pemprov Jawa Timur untuk menekan angka pengangguran ini diungkap Wakil Gubernur Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul. Di 2017 ini pihaknya menarget jumlah pengangguran kembali turun sekitar 4,12 persen.

"Angka penurunan tidak mungkin langsung drastis, penurunannya bertahap. Setiap tahun terus menurun," kata Gus Ipul usai acara Anugerah Ketenagakerjaan di JX Internasional, Surabaya, Selasa (21/2).

Dia mengungkap jumlah tenaga kerja di Jawa Timur ada sekitar 3.054.461 orang. Rinciannya; 3.049.947 pekerja lokal (WNI) dan 4.514 pekerja asing berstatus legal.

"Jumlah pekerja ini tidak sebanding lurus dengan jumlah warga Jatim yang mencapai sekitar 39 juta jiwa. Karena itu, kami (Pemprov Jatim) menggelar job fair untuk mengurangi pengangguran," ucapnya.

Sementara masalah pengangguran, kata Gus Ipul, Pemprov Jawa Timur melalui Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi dan Kependudukan (Disnakertransduk) juga akan berkomitmen melaksanakan pemagangan setiap tahunnya.

Selain itu juga melakukan peningkatan kompetensi dan keahlian para pencari kerja melalui Balai Latihan Kerja (BLK) dan SMK plus. "Tahun ini targetnya 28 ribu orang bisa dilatih Pemprov dan Pemkab/Pemkot melalui BLK ini. Selain itu, kita juga terus dorong sertifikasi untuk pekerja yang berstandar internasional," katanya.

Di tempat sama, Kepala Disnakertransduk Jawa Timur, Sukardo menambahkan, jumlah pengangguran di Jawa Timur ini sebagian berasal dari lulusan SMA atau sekolah sederajat yang tidak memiliki biaya untuk melanjutkan ke perguruan tinggi.

Sebagian lagi, kata Sukardo, berasal dari mereka yang baru lulus kuliah. Sehingga menambah jumlah pengangguran di Jawa Timur.

"Untuk itu, Pemprov mengajak mereka yang memiliki keterampilan untuk memanfaatkan program pemerintah yang menyediakan pelatihan keterampilan, serta ikut serta dalam acara job fair," katanya.

"Ada juga program pemerintah yang menyediakan kredit modal usaha dengan bunga murah. Jadi itu semua adalah upaya Pemprov untuk mengurangi pengangguran," katanya. (mdk/dan)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP