Meski hasil quick count kalah, Sudirman-Ida dinilai mampu rebut swing voter
Merdeka.com - Hasil quick count LSKP-LSI Denny JA menunjukkan pasangan Ganjar Pranowo-Taj Yasin unggul dalam Pilgub Jateng 2018. Pasangan tersebut mengungguli Sudirman Said-Ida Fauziyah dengan jumlah 58,79 persen berbanding 41,21 persen.
Direktur LSKP-Denny JA, Sunarto Ciptoharjono mengatakan, angka tersebut berdasar data yang masuk sebanyak 82,25 persen pada pukul 16.30 WIB.
"Kami mengambil sampel pada 400 TPS yang tersebar secara proposional di seluruh Jawa Tengah," jelasnya di Grand Candi Hotel Semarang, Rabu (27/6).
Pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 1 persen.
Menurut Sunarto, pencapaian pasangan tersebut sesuai prediksi dalam survei terakhir yang digelar LSKP-LSI Denny JA. Dalam survei periode 7-13 Juni 2018, Ganjar-Yasin mendapat 54 persen dan Sudirman-Ida 13 persen, dengan swing voter 33 persen.
Sunarto mengakui lonjakan suara Sudirman-Ida dari 13 persen hingga 41,21 persen karena mampu merebut suara swing voter. "Memang ada swing votter, yang ke Ganjar, tapi lebih banyak yang ke Sudirman-Ida," tegasnya.
Keberhasilan menarik swing voter tersebut di antaranya karena serangan massif dalam minggu terakhir sebelum pemungutan suara. Selain itu, negative campaign yang disuarakan tim Sudirman-Ida dinilai cukup efektif.
Menurut Sunarto, keberhasilan Ganjar-Yasin memenangkan Pilgub Jateng 2018 adalah faktor popularitas yang tinggi, kepuasan pada kinerja, serta menganggap Ganjar tidak terlibat e-KTP. "Ganjar bisa lolos dari kasus e-KTP, ini memengaruhi persepsi publik," terangnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya