Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meski Diguyur Hujan, Titik Api Masih Ditemukan di Rawa Gambut Sumsel

Meski Diguyur Hujan, Titik Api Masih Ditemukan di Rawa Gambut Sumsel Karhutla di Sumsel. ©2019 Istimewa

Merdeka.com - Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan Lahan (PPIKHL) mendukung kebijakan pemerintah melanjutkan status siaga darurat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan hingga 30 November 2020. Sebab, masih ditemukan titik panas (hotspot) di beberapa daerah. Meski daerah tersebut diguyur hujan.

Kepala Balai PPIKHL Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengungkapkan, hotspot tersebut terdapat di area rawa gambut yang terpantau masih muncul hingga bulan ini. Seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir. Hal itu ditemukan tim pemantau harian.

"Hotspot masih ada walaupun cenderung menurun. Tapi perlu diwaspadai," ungkap Ferdian, Kamis (22/10).

Pihaknya mendukung langkah Pemprov Sumsel memperpanjang masa siaga darurat karhutla hingga 30 November 2020 berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sumsel Nomor 573/KPTS/BPBD-SS/2020 tertanggal 19 Oktober 2020. Dengan kebijakan itu tim satgas masih dapat ditugaskan dalam memantau dan menangani kejadian karhutla.

"Intinya perlu kewaspadaan, status siaga darurat karhutla itu adalah cara mengantisipasinya," kata dia.

Belajar pengalaman tahun lalu, karhutla masih ditemukan di beberapa daerah sepanjang November hingga Januari. Padahal ketika itu hujan mulai turun dan membasahi areal gambut.

"Kejadian tahun kemarin jadi pengalaman. Koordinasi dan komunikasi setiap instansi menjadi penting," tutupnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP