Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mereka yang berharap dapat pesugihan malah dicabuli

Mereka yang berharap dapat pesugihan malah dicabuli Ilustrasi Dukun Cabul. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Bagi sebagian masyarakat Indonesia, praktik perdukunan tetap dipercaya buat mencari jalan keluar sebuah masalah. Meski kadang solusinya tak masuk akal.

Buat kaum muslim, pergi ke dukun haram hukumnya. Sebab hal itu berarti sudah menduakan dan tidak yakin dengan kuasa Allah S.W.T.

Apalagi, segelintir dukun juga kerap memperdaya pasiennya. Dengan beragam dalih, mereka merayu korbannya. Alhasil, ujungnya kadang korbannya kena tipu lantaran hartanya dikuras atau malah disetubuhi.

Seperti kejadian di Pekanbaru, Riau. Merasa dihipnotis sekaligus takut, RS (41) seorang ibu rumah tangga warga Kelurahan Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki, Pekanbaru, diminta untuk berposisi menungging dan pasrah ketika tubuhnya disetubuhi oleh dukun cabul inisial AH (51) warga Kubang Raya, Kabupaten Kampar, Riau.

RS yang tak tahan lagi dengan aksi bejat sang dukun cabul yang setiap kali korban pergi berobat dengan suaminya selalu menyetubuhi tubuhnya, akhirnya melapor ke Polresta Pekanbaru.

"Korban melaporkan dugaan pencabulan tersebut setelah beberapa kali mengaku mengalami tindakan pencabulan oleh terlapor (AH)," ujar Kabid Humas Polda Riau AKBP Guntur Aryo Tejo, kepada merdeka.com Kamis (25/6).

Menurut Guntur, penyidik Satreskrim Polresta Pekanbaru sudah memeriksa saksi korban dan suaminya untuk dimintai keterangannya terkait pengaduan dan laporan polisi yang diterima. (mdk/ary)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP