Meraung di jalan bak film Hollywood
Merdeka.com - Anda tahu film layar lebar Fast and Furious? Awal ceritanya mengisahkan tentang sekelompok orang penggemar mobil doyan balap liar di jalanan. Di dalamnya juga ada intrik, dan tentu yang paling menjadi sorotan soal mobil-mobil modifikasi nan kencang.
Aksi (Alm) Paul Walker dan Vin Diesel di film itu memang memukau. Namun, Paul tewas saat kecelakaan hebat saat perjalanan menuju sebuah acara di Santa Clara, California, Amerika Serikat, Desember 2013 lalu.
Balap liar sepeda motor atau mobil memang tidak hanya terjadi di Negeri Abang Sam. Di tanah air, hal seperti itu juga berlangsung. Tak sedikit juga berujung maut.
Pada Minggu (29/11), terjadi insiden maut di Jalan Manyar Kertoarjo, Surabaya. Satu orang tewas, dan dua orang mengalami luka-luka. Penyebabnya diduga adalah balap liar antara mobil mewah Lamborghini versus Ferrari. Salah satu mobil mewah itu hilang kendali, dan menghantam warung STMJ (susu telor madu jahe).
Seperti diceritakan para saksi mata di lokasi kejadian, mereka menyebut dua mobil mewah itu kebut-kebutan, seperti dalam adegan film. Dua mobil berkapasitas mesin besar itu meraung di atas aspal dengan kecepatan tinggi, hingga akhirnya saling bersenggolan.
Lamborghini dikemudikan Wiyang Lautner (24), warga Darma Husada Regency itu, tak mampu menguasai kemudi. Dia oleng ke kanan, lalu banting setir ke kiri dan menghantam warung kaki lima. Sementara mobil Ferrari warna merah, yang kabarnya dikemudikan oleh Bambang, tetap pada jalurnya, dan kabur.
"Dia (Lamborghini) berjalan kencang dengan Ferrari. Jadi keduanya balapan, kemudian terjadi senggolan. Lamborghininya oleng dan menabrak rombong susu," terang Riswanto, salah satu saksi mata di lokasi kejadian waktu itu.
Dalam insiden itu, pedagang STMJ, Mujianto (44), warga Pakis Tirtosari 10 B/15, Surabaya mengalami patah tulang. Sementara Kuswanto (41), warga Kaliasin Gg III/25 Surabaya, pembeli STMJ, tewas di lokasi kejadian. Sedangkan istri Kuswanto, Srikanti (41), turut menjadi korban. Ibu lima anak ini mengalami patah tulang di bagian kaki kanan.
Dari penelusuran merdeka.com, ternyata aksi balap liar mobil mewah di Jalan Manyar Kertoarjo ini, bukan yang kali pertama. Beberapa pedagang kaki lima biasa mangkal di sana, kerap melihat aksi mobil seharga miliaran rupiah itu 'meraung' di jalanan.
"Wong anak orang kaya, pakai mobil ugal-ugalan, balapan di jalan seperti itu, ya biasa. Kalau sudah begini bagaimana?," ujar Mariani, pedagang minuman di sekitar Jalan Manyar Kertoarjo.
Berikut ulasan aksi balap liar di Kota Pahlawan, hingga akhirnya menyebabkan satu orang meninggal dunia, dan dua orang luka-luka. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya