Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Merapi Siaga, Ribuan Relawan di Solo Dipersiapkan Bantu Evakuasi Pengungsi

Merapi Siaga, Ribuan Relawan di Solo Dipersiapkan Bantu Evakuasi Pengungsi Gunung Merapi. ©2014 merdeka.com/yulistyo pratomo

Merdeka.com - Meningkatnya status Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, membuat Palang Merah Indonesia (PMI) Solo ikut siaga. Jika gunung teraktif di Indonesia tersebut mengalami erupsi, PMI siap menerjunkan para relawan untuk mengevakuasi warga ke pengungsian.

"Kami punya ribuan relawan yang selalu siap setiap saat diterjunkan dalam misi kemanusiaan," ujar Kepala Markas PMI Kota Solo, Agus Setyo Utomo, Senin (9/11).

Agus menjelaskan, para relawan tersebut tergabung dalam berbagai komunitas. Di antaranya relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (Sibat) dan Korps Sukarela (KSR) unit perguruan tinggi se-Solo.

"Para relawan ini semuanya sudah terlatih. Bahkan, relawan Sibat ini tersebar di 50 kelurahan di Solo dan pernah berlatih kebencanaan di Eropa," katanya.

"Mereka ini selalu kita latih. Jadi nanti kalau ada bencana kita WA (WhatsApp) sudah pada datang," imbuhnya.

Menurut Agus, relawan Sibat sangat membantu dalam kebencanaan. Apalagi pelatihannya pernah menimba ilmu ke Eropa. Setiap saat ada bencana mereka langsung beraksi,

"Mereka akan kami kirim dalam misi kemanusiaan kalau Gunung Merapi erupsi. Kami menunggu perintah dari PMI Pusat maupun Jawa Tengah," jelasnya.

Agus menambahkan, para relawan akan berkolaborasi dengan tim dari Politeknik Akbara Solo yang juga merupakan bagian dari PMI Solo. Pihaknya juga melakukan penyaringan relawan, mengingat saat ini masih dalam kondisi pandemi Covid-19.

"Semua relawan kita pilih sesuai dengan kemampuan masing-masing. Karena adanya pandemi, kita sesuaikan protokol kesehatan. Jadi mereka ada tes sehat kalau perlu rapid test," tambah CEO sekaligus Sekretaris PMI Kota Solo, Sumartono Hadinoto.

Menurut Martono, PMI Solo terus menambah kapasitas dan kemampuan relawan dengan berbagai macam kegiatan. Di antaranya pertolongan pertama gawat darurat/pelayanan kesehatan (PPGD), water sanitation and hygiene (Wash), shelter humanitarian, distribusi, layanan psikososial dan dapur umum.

"Saat ini kami terus berkoordinasi dengan PMI Jateng dan PMI Pusat. Kapanpun dan di mana pun bencananya kami siap diberangkatkan," tandasnya

Lebih lanjut Martono menjelaskan, selain peningkatan kapasitas dari relawan dan staf, PMI Solo juga sudah menyiapkan peralatan dan sarana prasarana pendukung.

"Kami sudah menyiapkan enam ambulans (tiga biasa, satu khusus Covid-19 dan dua ambulans VIP), tiga truk tangki, dan sejumlah sarana prasarana pendukung lainnya," pungkas Martono.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP