Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menuju kota juara, trotoar di Bandung akan dibagi tiga zonasi

Menuju kota juara, trotoar di Bandung akan dibagi tiga zonasi Ridwan Kamil temui Ahok di Balai Kota. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kawasan pedestrian di Kota Bandung terus dibenahi. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan granit yang anggarannya tidak sedikit. Namun penggunaan granit itu tidak di semua titik karena pedestrian di Bandung akan masuk dalam tiga zonasi.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku penggunaan granit ini akan diterapkan zona 1. Seperti di Jalan Braga dan Jalan RE Martadinata (Riau). Ditaksir duit untuk granit ini mencapai Rp 700 juta untuk per meter perseginya. Usia penggunaan granit bisa lebih 10 tahun.

"Zona I di daerah Heritage. Lalu kenapa yang di granit ini enggak di Asia Afrika? Kalau di Asia Afrika enggak ada yang jalan karena kawasan perkantoran. Kenapa di Jalan Riau? Karena banyak orang jalan di sana, karena banyak kafe dan toko. Kenapa Braga? Karena itu daerah turis, pedestrian," terang pria yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Sabtu (15/11).

Lalu di zona kedua, adalah bukan material granit. Penerapannya tidak berada di kawasan heritage dan jarang dilalui orang. Sedangkan di zona tiga, penggunaannya akan menggunakan paving block. "Jadi ini termasuk pembagian zonasi. Zona yang diutamakan di daerah wisata banyak toko," terangnya.

Pemkot Bandung memang sempat mendapat kritik ihwal pembangunan proyek gorong-gorong disertai trotoar oleh kalangan DPRD. Namun dia menjawab bahwa kini Bandung tengah menatap kota menuju juara.

"Ukuran kemajuan sebuah kota parameternya banyak. Ada sistem, pelayanan publik, ada fisik. Bandung ini mau melompat, mengejar mau jadi kota yang juara. Untuk ke arah sana dilakukan upaya yang sifatnya prototipe. Contoh. Bandros (Bandung Tour on Bus) segitu dulu, taman keren segitu dulu, contoh trotoar juara segitu dulu," ujarnya. (mdk/mtf)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP