Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Yuddy perintahkan TNI AL buka kembali akses kargo di Juanda

Menteri Yuddy perintahkan TNI AL buka kembali akses kargo di Juanda Menteri Yuddy Chrisnandi dialog di ITB. ©2015 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Konflik di internal Bandara International Juanda Surabaya, di Sidoarjo, Jawa Timur, yang berimbas pada penutupan akses jalur kargo dari terminal 1 menuju terminal 2 oleh TNI AL sejak 12 Maret lalu, memaksa pemerintah pusat turun tangan.

Di rapat terbuka yang dihadiri pihak-pihak terkait, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Yuddy Chrisnandi meminta akses terminal kargo di Bandara Juanda segera dibuka. Sebab, kata dia, itu adalah perintah langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Ini sudah bukan imbauan lagi, tapi perintah langsung dari Bapak Presiden. Hari ini juga, TNI AL harus membuka akses kargo Bandara Juanda," tegasnya di sela rapat koordinasi di VIP Room Juanda Surabaya, Kamis (9/4).

Hadir dalam rapat itu, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, pihak Angkasa Pura I, perwakilan Armatim dan beberapa pihak terkait lainnya.

Menurut Yuddy, konflik di internal Bandara Juanda yang berimbas pada penutupan akses terminal kargo pada 12 Mei lalu itu, karena adanya kesalahpahaman terkait masalah poin perjanjian kerja sama antara TNI AL selaku pemilik lahan dan Angkasa Pura I selaku pengelola bandara.

Namun, lanjut Yuddy, persoalan yang terjadi di internal bandara itu, seharusnya tidak perlu mengorbankan kepentingan orang banyak. Apalagi sampai mengganggu aktivitas layanan publik maupun terpengaruh perekonomian nasional.

"Saya sudah cek ke lapangan dan mendapat laporan terkait alasan penutupan akses kargo di Bandara Juanda. Saya persilakan, masalah ini diselesaikan dalam satu sistem koordinasi melalui proses musyawarah mufakat," ucapnya.

Dia menjelaskan, bandara terdapat berbagai instansi untuk menjalin kerja sama di bidang layanan publik, dan harus bisa memberi layanan sebaik-baiknya untuk meningkatkan aktivitas ekonomi. "Intinya, layanan publik harus tetap berjalan, ekonomi tidak boleh terganggu, serta menjaga image positif di mata pelaku ekonomi," ucapnya.

Yuddy juga menyampaikan, perintah pembukaan akses terminal kargo di Bandara Juanda ini, merupakan tindak lanjut dari rapat terbatas yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla pada 25 Maret lalu.

"Saya juga minta Pak Yanuar (Asintel Pangarmatim Kolonel Laut (E), Yanuar memerintahkan pembukaan akses kargo kembali. Hal-hal terkait dengan perjanjian kerja sama, mohon Gubernur Jatim bisa menjembatani penyelesaiannya," tandas dia. (mdk/hhw)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP