Menteri Yohana Sebut Gembong Narkoba Incar Anak Menjadi Pengedar
Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengatakan saat ini para gembong narkoba banyak mengincar anak-anak. Para gembong narkoba ini memanfaatkan anak-anak untuk menjadi pengedar narkoba.
Yohana menyebut para gembong narkoba tahu tentang aturan hukum anak, yakni pengedar berusia anak-anak tidak akan dihukum mati.
"Mangsa-mangsa, predator-predator (gembong narkoba) ini mengetahui bahwa anak-anak itu mereka tidak ada hukuman mati. Mereka (anak-anak) hanya mediasi diversi, langsung diloloskan," ujar Yohana di Fakultas Geografi UGM, Jumat (9/11).
Yohana menerangkan keluarga dan masyarakat harus sadar dengan perannya. Keluarga harus berperan untuk melindungi anak-anak termasuk dari bahaya narkoba.
"Target predator-predator (gembong narkoba) ini sekarang adalah di anak-anak. Jadi sekarang tinggal bagaimana masyarakat kita semua sadar, terutama keluarga sadar untuk melindungi anak-anak kita," urai Yohana.
Yohana menambahkan kementerian yang dipimpinnya sedang mendorong agar setiap daerah bisa menjadi kabupaten atau kota yang layak anak. Kota atau kabupaten layak ini disebut Yohana diharuskan memiliki program spesifik untuk melindungi anak.
"Di dalam indikator-indikatornya itu (kabupaten/kota layak anak), anak-anak tidak boleh merokok, tidak boleh, zat adiktif lainnya tidak boleh dikonsumsi oleh anak-anak," tutup Yohana.
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya