Menteri Yohana minta setiap pasar sediakan tempat penitipan anak
Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise meminta semua pemerintah daerah menyediakan tempat penitipan anak di setiap pasar. Menurut dia, pasar juga harus menjadi tempat yang ramah bagi anak.
"Pasar harus ramah anak, maka harus menyediakan tempat penitipan anak," katanya usai mengunjungi tempat penitipan anak di Pasar Rejowinangun Kota Magelang, Kamis (15/9).
Ia menuturkan keberadaan tempat penitipan anak (TPA) di pasar sangat penting. Dengan begitu, ketika ibunya berjualan, anaknya bisa dititipkan di tempat tersebut.
"Mereka akan merasa tenang berjualan, karena tidak memikirkan anaknya jika ditinggal di rumah," jelas Yohana seperti dilansir dari Antara.
Ia menambahkan selama ini jika ke pasar tradisional jarang ditemukan tempat penitipan anak. Dia mengapresiasi pasar di Magelang menyediakan tempat penitipan anak yang dikelola Gabungan Organisasi Wanita (GOW).
"Setelah melihat di sini, kami akan dampingi terus seperti uji beberapa indikator supaya TPA benar-benar ramah anak," katanya.
Ia menuturkan TPA di Pasar Rejowinangun ini bisa dijadikan contoh bagi TPA yang lain di seluruh Indonesia.
Ketua GOW Kota Magelang Sri Redjeki Soelistiyono mengatakan TPA Pasar Rejowinangun telah beroperasi sejak 1985, dibuka pada hari Senin-Sabtu.
"Biaya penitipan Rp 7.500 per anak per hari. Setiap anak yang dititipkan mendapat jatah makan siang," katanya.
Ia menyebutkan setiap hari sekitar 15 anak dititipkan di TPA ini, paling kecil usia empat bulan dan anak paling besar lima tahun. (mdk/sho)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya