Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Yohana: Kota Bandung belum layak anak

Menteri Yohana: Kota Bandung belum layak anak Ilustrasi. ©2017 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

Merdeka.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohanna Yembise menyebut Kota Bandung belum menjadi daerah yang layak anak.

Penghargaan yang didapatkan Pemerintah Kota Bandung dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) pada peringatan Hari Anak Nasional tahun lalu di Pekanbaru hanya salah satu tahapan menuju kategori Kota Layak Anak.

"Kota Bandung belum layak anak, tapi baru menuju (ke arah Kota Layak Anak)," katanya.

Kota Bandung bersama sekitar 126 kabupaten kota yang lain baru mendapat penghargaan Madya dan Pratama. Masih ada sejumlah indikator lagi untuk mendapatkan kategori Nindya hingga Utama.

"Kalau sudah Utama baru bisa dikatakan layak anak. Jadi ( Kota Bandung) belum ramah anak," ucapnya.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat, Netty Prasetyani menambahkan kelayakan sebuah daerah mendapatkan predikat sebagai kota layak anak banyak aspeknya.

Semua unsur yang bisa melindungi anak, dimulai dari Political will, kebijakan, program, partisipasi masyarakat, dukungan anggaran Advokasi cluster anak harus terperhatikan.

Di lain pihak, Pemkot Bandung yang sudah mendeklarasikan diri sebagai daerah layak anak belum punya save house untuk menangani anak yang jadi korban sebuah kasus.

"Untuk sementara, kota bandung belum sampai layak untuk ramah anak. Selama ini jika ada korban yang berasal di kota bandung, sebagian besarnya pasti dirujuk ke P2TP2A provinsi Jabar," tandasnya.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP