Menteri Yasonna harap 14 ribu sipir lapas baru tak main dengan bandar narkotika
Merdeka.com - Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly mengakui selama ini terjadi kongkalikong antar sipir lapas dengan terpidana kasus narkotika, khususnya bandar. Sebab itu, dia berharap kepada 14 ribu sipir baru rekrutan CPNS 2017, agar tidak mengikuti jejak-jejak sebelumnya.
"Aku titipkan sama kamu-kamu semua supaya kamu tidak terlibat permainan yang selama ini terjadi di lapas," ujar Yasonna dalam pidatonya di hadapan rekrutan PNS baru Kemenkumham di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (22/1).
Yasonna mengaku kekurangan sipir dalam menangani lapas yang kelebihan muatan. Sehingga meminta ke Kemenpan-RB untuk merekrut 14 ribu tenaga sipir. Apabila permainan sipir dan bandar masih terjadi, dia kehabisan alasan.
"Kalau masih menemukan seperti itu matilah kita. Tidak ada alasan Kemenkum HAM katakan ini kekurangan orang," kata dia.
Yasonna yakin, para rekrutan baru ini bisa membawa budaya baru. Sebab, sistem perekrutan pun berubah, dengan tidak lagi ada sistem calo. Ditambah, dengan gaji yang menurutnya cukup.
"Mereka sudah punya starting point yang baik, saya selalu meminta mereka meminta bagian darah baru yang tidak terkontaminasi, jadi ini akan kita latih agar mereka betul-betul bekerja dengan baik, karena mereka masuknya bersih, kalau bayar baru persoalan," tukasnya.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya