Menteri Tedjo sebut Jokowi tertawa disadap Australia
Merdeka.com - Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan, Presiden Joko Widodo hanya tertawa ketika mendapat kabar ada penyadapan terhadap dirinya yang dilakukan oleh negara tetangga Australia.
Saat berbincang dengan Tedjo beberapa waktu lalu Jokowi mengatakan tidak perlu cemas karena dia tidak bicara apa-apa lewat telepon.
"Katanya pak Presiden, biarin aja saya nggak ngapa-ngapain kok, paling juga nggak dapat apa-apa," katanya pada wartawan di Fakultas Hukum UGM, Senin (9/3).
Meski demikian Tedjo tidak akan santai menanggapi adanya penyadapan tersebut. Pihaknya berencana akan mempertanyakan hal tersebut kepada Australia.
"Kita akan kumpulkan dulu bukti, setelah benar ada penyadapan kita akan kirim nota diplomasi," ujarnya.
Selain itu pihak Indonesia, lanjut Tedjo akan membentuk badan Cyber Nasional mencegah adanya penyadapan.
"Kita ini zamannya cyber war, maka itu kita sekarang sedang merancang membentuk Badan Cyber Nasional," ungkapnya.
Sampai saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Badan Intelejen Nasional terkait dengan penyadapan tersebut.
"Kita akan segera bersikap, tapi harus menunggu dulu dari BIN gimana hasil penyelidikannya," tandasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya