Menteri Marwan perintahkan warga pakai dana desa atasi kekeringan
Merdeka.com - Dana desa yang dicairkan langsung di seluruh Indonesia diharapkan bisa meningkatkan partisipasi dan peran masyarakat dalam membangun desa. Ke depan diharapkan desa sudah bisa mandiri sehingga dapat terus berkembang.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Marwan Jafar menjelaskan ada dua kategori dalam penggunaan dana desa. Pertama, dana desa bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur perdesaan dan kedua, untuk melakukan pemberdayaan desa.
"Misalnya dana desa bisa digunakan untuk menanggulangi kekeringan yang saat ini terjadi, dan masing-masing desa bisa menggunakan dana desa sesuai dengan RPJMDes," ujar Marwan, Kamis (6/8).
"Kementerian sudah membuat Permen No.5 tahun 2015 dan itu menjadi pedoman bagi upaya penggunaan dana desa," tambahnya.
Dengan adanya dana desa, Marwan berharap bisa mempercepat proses pertumbuhan ekonomi dan memunculkan beberapa potensi desa yang ada.
"Misalnya di Bondowoso, tadi ada kopi arabika ini akan lebih bagus lagi kalau dikelola BUMDesa untuk mempercepat proses pertumbuhan ekonomi. Begitu juga dengan pariwisata Ijen tadi untuk membangun kawasan perdesaan sebagai tempat wisata," ujar Menteri Marwan.
Selanjutnya, Marwan berharap kerja sama dengan pemerintah provinsi untuk mendesain pemberdayaan ekonomi masyarakat perdesaan dapat dilakukan.
"Silakan semua potensi di eksplorasi dan nanti bisa dijadikan sebagai percontohan di masing-masing kawasan dan bisa menjadi percontohan di nasional," ujarnya. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya