Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Jonan beri bantuan 90 unit bus buat rakyat Jateng

Menteri Jonan beri bantuan 90 unit bus buat rakyat Jateng Menhub Jonan di Tanjung Priok. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Selain melakukan pembahasan infrastruktur, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan juga menjanjikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk memberikan bantuan 80 unit sampai 90 unit bus kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah. Angkutan umum jenis ini diberikan sebagai sarana transportasi bagi para masyarakat di Jawa Tengah.

Janji itu disampaikan Jonan dalam pertemuan terbatas bersama Ganjar di Rumah Dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh, Semarang, Jawa Tengah, Minggu (24/5).

"Catatan di sini, pengadaan sebanyak 50 unit bus. Tapi bus sebesar atau sekelas busway atau bus tiga per empat tinggal mutusi," ungkap Jonan.

Soal alokasi atau jatah bus ke masing-masing kabupaten kota di Jawa Tengah, Jonan menyerahkan sepenuhnya kepada Ganjar. Namun, Jonan berharap agar bus ini bisa dimanfaatkan warga sepenuhnya.

"Harapan kami satu propinsi bupati wali kota kan banyak. Ya pak gubernur mutusi mau dikasih mana? Buat apa dan mau dikemanakan bapak yang mutusin," jelas Jonan.

Jika Ganjar memilih bus jenis tiga per empat, maka akan mendapatkan lebih dari 50 unit bus.

"Kalau bus tiga per empat bisa dapat lebih dari 50 unit bus. Kalau diubah bus tiga per empat akan mendapatkan 100 unit bus atau 90 unit bus lah. Kalau bus tiga per empat senilai Rp 1,8 miliar. Untuk rutenya Pak Gubernur aja yang bagi," tuturnya.

Menanggapi janji bantuan berupa puluhan bus tersebut, usai pertemuan Ganjar kepada merdeka.com menyatakan sangat berterima kasih jika janji Menhub Jonan terealisasi. Ganjar mengaku akan menjadikan bantuan bus tersebut dalam program Pemprov Jateng yaitu program aglomerasi atau melokalisasi kawasan tertentu dalam bidang industrial atau kawasan industri.

"Tadi disampaikan kalau kamu mau 50 bus, busnya gede-gede. Tapi kalau kamu butuh bus yang lebih kecil bisa mendapatkan bus 90-an. Nah ini menarik karena kita mempunyai program aglomerasi," akunya.

Ganjar menjelaskan program aglomerasi ini bus akan digunakan sebagai salah satu sarana transportasi bagi kawasan industri tertentu di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Salah satunya kawasan industri di wilayah Solo yang buruhnya sangat membutuhkan sarana transportasi terintegrasi dengan pabrik.

"Harapan saya, Solo itu lagi minta bus. Kita belum bisa penuhi maka tetep akan kita bantu. Tapi tidak semua, sebagian akan kita masukan. Nah saya, lagi membuat konsep aglomerasi yang melewati jalur-jalur industri," pungkas Ganjar. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP