Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Hanif kecewa lihat kinerja BNSP sertifikasi TKI

Menteri Hanif kecewa lihat kinerja BNSP sertifikasi TKI Menaker Hanif Dhakiri. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri melakukan inspeksi mendadak ke kantor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hanif sempat kesal karena kantor sepi dan pembekalan untuk tenaga kerja sangat mengecewakan. Padahal, BNSP adalah palang pintu bagi para TKI sebelum bekerja di luar negeri.

Hanif lalu bertanya kepada salah satu petugas sekretariat BNSP tentang tugas utama BNSP untuk melakukan uji kompetensi para TKI.

"Kita ada 7 Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) untuk 300 ribu calon TKI," ujar Damar, Sekretariat BNSP di kantornya, Kamis (27/11).

Sentak saja, Hanif kaget dan terlihat kesal dengan jawaban yang ia terima itu.

"Enggak ideal itu. Seharusnya 113 LSP untuk 200 ribu calon TKI. Kalau cuma 7 LSP, ya engap," Kata Hanif kesal.

Hanif lalu bertanya, tentang negara mana saja yang sudah mengakui kompetensi TKI yang bekerja di luar negeri. "Malaysia, singapura, pokoknya negara Asean pak," jawab Damar gugup.

Hanif pun tidak menanggapi jawaban yang ia terima, dan hanya mengatakan bahwa kompetensi para TKI harus digenjot agar TKI tidak ada yang dipulangkan ke Indonesia.

"Saya membayangkan kalau calon TKI ini enggak dilatih yang bener. Seharusnya enggak lolos kompetensi, tapi dilolosin dan nanti dipulangkan karena enggak sesuai kompetensi," pungkasnya. (mdk/tyo)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP