Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menteri Anies keliling Jateng tengok sekolah terdampak banjir

Menteri Anies keliling Jateng tengok sekolah terdampak banjir Anies Baswedan tinjau sekolah kebanjiran di Solo. ©2016 merdeka.com/arie sunaryo

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan, Selasa (21/6) pagi meninjau sejumlah sekolah terdampak banjir di Kota Solo. Sekolah-sekolah itu tersebar di tiga kecamatan, yakni Serengan, Pasarkliwon, dan Jebres.

Dalam kesempatan itu, Anis mengunjungi sekolah kondisinya paling parah. Yakni SMK Muhammadiyah 1 Surakarta, SDN Joyontakan, SMPN 6 Surakarta, dan SDN Mijipinilihan.

Kepada wartawan, Anies mengatakan secepatnya mendata sekolah-sekolah terdampak banjir di Jawa Tengah. Dia telah membentuk beberapa tim ditugaskan di daerah Jawa Tengah.

Anies bahkan memimpin langsung rombongan mendatangi sejumlah sekolah korban banjir. Ia berjanji akan segera memperbaiki seluruh kerusakan infrastruktur yang terjadi akibat banjir, selama musim liburan sekolah. Anies memimpin tim melakukan pendataan langsung di Kota Solo.

"Kita menargetkan saat para siswa masuk sekolah hari pertama, 18 Juli nanti, seluruh perangkat pendukung kegiatan belajar mengajar (KBM) harus sudah siap," ujar Anies.

Anies terkesan dengan Pemkot Solo yang bekerja cepat terkait penanganan banjir. Sesuai perintah Presiden Joko Widodo, kata Anies, negara harus hadir dan rakyat tidak boleh sendirian menghadapi musibah. Untuk itu, pihaknya akan berkoordinasi terus dengan daerah.

"Presiden sudah memerintahkan kami dengan jelas. Jangan sampai kondisi seperti ini hanya dihadapi rakyat," kata Anies.

Anies mengatakan, kehadiran tim pendataan dimaksudkan buat melihat langsung peralatan dan sarana pendidikan rusak. Berdasarkan data, akan dilakukan perbaikan berkoordinasi daerah masing-masing supaya cepat ditangani. Liburan sekolah yang cukup panjang diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan yang terjadi.

Saat meninjau SMPN 6 Pasarkliwon, Solo, Anies memeriksa buku-buku pelajaran yang rusak akibat terjangan banjir. Ia menyebut sebagian besar buku tersebut sudah tak layak lagi digunakan karena rusak terendam air.

"Ini bukunya sudah rusak parah, tidak bisa dipakai lagi karena terendam air," imbuh Anies.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP